Dinda Kanya Dewi Ungkap Tantangan Peran Baru, Akui Lebih Sulit Jadi Korban daripada Antagonis
Jakarta – Aktris Dinda Kanya Dewi mengungkapkan dirinya masih aktif berkarier di dunia seni peran. Meski belakangan jarang terlihat di layar kaca, Dinda mengatakan kesibukannya justru dipenuhi dengan syuting film dan serial.
Saat ditanya soal aktivitasnya, Dinda menjelaskan bahwa akting masih menjadi fokus utamanya. Ia mengaku tengah mempersiapkan serial terbaru yang akan segera tayang.
“Masih tetap di dunia acting. Sekarang masih ngerjain film, series, dan lain-lain. Kebetulan series terbaru juga mau tayang,” ujar Dinda.
Menariknya, Dinda mengungkapkan karakter yang dimainkannya kali ini berbeda dari citra yang selama ini melekat padanya sebagai pemeran antagonis.
Dalam serial berjudul Manis di Bibir, Dinda justru memerankan sosok yang menjadi korban berbagai keadaan dan perlakuan orang-orang di sekitarnya.
Menurutnya, karakter tersebut menghadirkan tantangan baru yang tidak kalah sulit dibanding memerankan tokoh antagonis.
“Orang biasanya mengenal aku suka menyiksa orang, tapi di series ini justru aku yang disiksa sama keadaan dan orang-orang sekeliling,” katanya.
Dinda mengaku sempat mengira memerankan karakter yang tersakiti akan lebih mudah. Namun setelah menjalani proses syuting, ia justru merasakan tantangan yang berbeda.
“Awalnya aku pikir gampang jadi orang yang tertindas, ternyata tidak semudah itu. Ada tantangan dan kesulitannya sendiri karena aku tidak terbiasa, jadi lebih challenging,” ungkapnya.
Selain berbicara soal proyek terbaru, Dinda juga membagikan gaya berpakaiannya saat menghadiri gala premiere film horor. Ia memilih busana serba hitam yang disesuaikan dengan tema acara.
Menurutnya, warna hitam menjadi pilihan favorit karena memberikan kesan lebih ramping dan mudah dipadukan dengan berbagai aksesori.
Dinda juga mengaku memiliki koleksi kacamata yang cukup banyak. Selain karena kebutuhan akibat mata minus, ia merasa penggunaan kacamata membuat penampilannya semakin percaya diri.
“Aku merasa lebih cantik kalau pakai kacamata,” ujarnya sambil tertawa.
Untuk urusan aksesori, Dinda mengaku tidak terpaku pada merek mahal. Ia lebih memilih barang dengan desain unik yang sesuai dengan kepribadian dan gaya berpakaiannya.
“Aku yang penting bentuknya unik dan cocok sama style aku. Nggak harus dari brand mahal,” jelasnya.
Soal penampilan, Dinda juga menceritakan pengalaman unik ketika memangkas rambutnya sendiri hingga hasilnya tidak rata. Meski begitu, ia menganggap hal tersebut sebagai pengalaman lucu dan tidak terlalu dipermasalahkan.
Memasuki usia yang hampir menginjak 40 tahun, Dinda mengaku sudah menerima proses penuaan dengan lapang dada. Ia mengatakan tidak memiliki resep khusus untuk tetap awet muda selain menjaga kesehatan tubuh.
“Aku sudah menerima usia yang menuju 40. Sekarang yang aku lakukan lebih ke jaga fisik, latihan weightlifting, olahraga, dan menjaga pola makan,” tuturnya.
Ia mengaku tidak menjalani pola makan yang terlalu ketat. Namun, ia mulai lebih memperhatikan asupan nutrisi serta mengurangi konsumsi gula agar kondisi tubuh tetap terjaga.
Di luar urusan karier dan penampilan, Dinda juga berbicara mengenai kehidupan asmaranya. Ia mengungkapkan sudah sekitar tujuh tahun menjalani kehidupan sendiri tanpa pasangan.
Meski demikian, pemeran yang identik dengan karakter antagonis tersebut mengaku tidak ingin terburu-buru mencari pendamping hidup. Ia percaya jodoh akan datang pada waktu yang tepat.
“Ada kriteria sih. Mungkin semakin bertambah usia, menurunkan standar itu justru semakin sulit. Jadi kalau memang ada ya ada,” tutup Dinda.
Share this content:


