Loading Now

Comeback Bareng Shanty, Ari Irham Hadapi Tantangan Besar Nyanyikan Lagu Sheila On 7 di Film Baru

Jakarta – Aktor sekaligus musisi Ari Irham dipercaya memerankan karakter Dika, seorang remaja dengan sifat rebel dalam film terbaru garapan sutradara Ferly Halim. Menariknya, karakter tersebut justru sangat berbeda dengan kepribadian Ari yang selama ini dikenal kalem dan lembut.

Ferly Halim mengungkapkan bahwa memilih Ari Irham untuk proyek tersebut bukan perkara mudah. Padatnya aktivitas Ari sebagai aktor, DJ, brand ambassador, hingga berbagai pekerjaan lainnya membuat proses penjadwalan harus dilakukan secara detail bersama tim manajemen.

“Secara waktu memang lumayan susah karena jadwal Ari padat. Tapi bukan berarti susah diatur. Semuanya bisa dibicarakan dengan baik,” ujar Ferly.

Di balik tantangan tersebut, Ferly justru melihat potensi besar yang dimiliki Ari untuk memainkan karakter yang bertolak belakang dengan dirinya.

“Orang melihat Ari sebagai anak yang kalem dan lembut. Saya ingin melihat apakah Ari bisa memainkan karakter yang kebalikannya, yaitu rebel. Tapi rebel yang tetap terlihat sebagai anak baik dan tidak memberi contoh yang negatif,” jelasnya.

Menurut Ferly, karakter Dika dalam film tersebut memiliki sisi pemberontak, namun tetap menyimpan nilai-nilai positif yang membuat penonton bisa memahami perjuangan dan konflik batinnya.

Sementara itu, Ari Irham mengaku tertarik menerima tawaran tersebut karena melihat karakter Dika sebagai tantangan baru dalam perjalanan karier aktingnya.
“Karakter Dika cukup solid dan kebetulan sangat berbeda dengan saya di kehidupan sehari-hari. Buat saya, bermain peran itu seperti taman bermain yang seru karena bisa mengeksplorasi sisi lain dari diri sendiri,” kata Ari.

Ia menambahkan bahwa memerankan sosok remaja yang rebel tetapi tetap dekat dengan keluarga menjadi pengalaman yang menarik.

“Saya bisa jadi anak yang rebel, tapi tetap merayu ibunya dan orang-orang di sekelilingnya. Dinamika itu yang membuat karakter ini menarik,” tuturnya.

Tak hanya itu, Ari juga merasa beruntung bisa beradu akting dengan penyanyi dan aktris senior Shanty yang melakukan comeback ke layar lebar setelah cukup lama vakum dari industri film.

“Aku sudah tahu lagu-lagu dan film-film Bu Shanty. Bisa main bareng beliau jadi pengalaman yang sangat menarik. Saya juga bisa belajar dari para senior yang ada di film ini,” ujarnya.

Ferly Halim mengungkapkan bahwa kehadiran Shanty dalam film tersebut bukan tanpa alasan. Awalnya, ia mencari sosok ibu yang memiliki keterkaitan dengan dunia musik karena menjadi bagian penting dalam cerita.

Ketika membaca naskah, Shanty disebut langsung merasa dekat dengan karakter yang diperankannya. Kedekatan emosional itu membuat proses syuting berjalan lebih natural.

“Karakternya punya relasi yang kuat dengan kehidupannya. Jadi saat diskusi naskah dan syuting, semuanya terasa lebih hidup dan emosional,” kata Ferly.

Film ini juga mengangkat tema hubungan antara anak dan orang tua. Ari mengaku banyak belajar dari karakter Dika, terutama mengenai pentingnya komunikasi dalam keluarga.

“Saya mendapat refleksi bahwa komunikasi dengan orang tua itu sangat penting. Seberapa jauh kita pergi, pada akhirnya kita pasti kembali ke keluarga,” ungkapnya.

Sebagai anak yang merantau dari Bandung ke Jakarta, Ari mengaku pernah mengalami fase komunikasi yang tidak seintens sebelumnya dengan orang tua. Namun pengalaman tersebut justru membuatnya memahami pesan utama film yang dibintanginya.

“Jangan pernah takut menyampaikan apa yang kita inginkan kepada orang tua. Hubungan anak dan orang tua harus berjalan dua arah, lewat komunikasi dan diskusi yang baik,” tuturnya.

Selain berakting, Ari juga harus menunjukkan kemampuan bermusik dalam film tersebut. Ia bahkan ditantang membawakan lagu-lagu milik Sheila On 7 yang sudah sangat dikenal masyarakat Indonesia.

Menurut Ari, bagian itu menjadi salah satu tantangan terbesar selama proses produksi.

“Pressure-nya cukup besar karena saya membawakan lagu Sheila On 7 yang sudah sangat melekat di hati banyak orang. Saya bukan vokalis, jadi itu menjadi beban sekaligus tantangan tersendiri,” ujarnya.

Demi memaksimalkan penampilannya, Ari bersama para pemain lain menjalani latihan intensif selama kurang lebih dua bulan. Mereka mempelajari setiap detail lagu, mulai dari intro, lirik, hingga aransemen musik.

“Kami benar-benar membedah lagu-lagunya dari awal sampai akhir selama dua bulan supaya bisa menghadirkan penampilan yang terbaik di film ini,” pungkas Ari.

Share this content: