Loading Now

Aliando Syarief Tampil Lebih Dewasa di Proyek Terbaru, Akui Kini Tak Mau Lagi Buang-Buang Waktu

Jakarta – Aktor Aliando Syarief mengaku hadir dengan warna baru dalam proyek akting terbarunya. Tak hanya memerankan karakter protagonis, penampilannya juga disesuaikan agar mencerminkan sosok yang lebih dewasa dibandingkan karakter yang pernah ia mainkan sebelumnya.

Dalam kesempatan wawancara, Aliando berseloroh karena kembali dipercaya memerankan karakter yang identik dengan motor.

“Entah kenapa ya, muka gue kayak kenalpot apa gimana, jadi dikasih motor lagi. Masih identik sama motor,” ujarnya sambil tertawa.

Di proyek kali ini, Aliando juga dipertemukan dengan aktor Steven dan mengaku proses membangun chemistry berjalan cukup mudah.

“Karena kita pernah sama-sama hidup di televisi di zaman media sosial belum hadir. Jadi kita membangun kerja sama dan semangat yang sama,” katanya.

Karakter Lebih Dewasa

Aliando menjelaskan, karakter yang dimainkan kali ini memang dibuat berbeda dari peran-peran sebelumnya. Jika dahulu ia sempat memerankan tokoh dengan nuansa semi antagonis, kini ia dipercaya menjadi protagonis sepenuhnya.

“Di sini dituntut jadi Aliando umur 17 tahun, tapi versi yang lebih mature. Dulu kan sempat semi antagonis, sekarang langsung dibikin protagonis,” ungkapnya.

Demi menunjang peran tersebut, Aliando mengaku melakukan sejumlah persiapan, termasuk menurunkan berat badan dan membangun kedekatan dengan para pemain lain.

“Ada effort nurunin berat badan, sama bonding lagi dengan teman-teman baru. Jujur, di sini aku belum pernah main bareng mereka sebelumnya,” ujarnya.

Rambut Gondrong Jadi Ciri Khas

Soal penampilan, Aliando mengatakan rambut gondrong yang kini dimilikinya bukan semata kebutuhan karakter, melainkan memang gaya yang ia sukai.

“Ini memang gue suka gondrong. Nggak tahu nanti kalau ada proyek berikutnya harus potong rambut atau nggak,” katanya.

Menurutnya, penampilan sekarang terasa lebih nyaman dan santai.

“Lebih santai, lebih fresh. Langsung nongkrong juga enak,” tuturnya.

Fokus Menjaga Keseimbangan Hidup

Setelah sempat mengalami masalah kesehatan beberapa waktu lalu, Aliando mengaku kini lebih fokus menjaga keseimbangan hidup.

Ia menyebut “kalibrasi” sebagai cara untuk mengembalikan dirinya ke kondisi terbaik saat menghadapi tekanan.

“Kalibrasi paling penting. Kalau lagi ruwet atau stres ya harus bisa mengembalikan diri lagi ke titik yang benar,” ucapnya.

Selain menjaga kondisi mental, Aliando juga memperhatikan pola makan. Ia mengaku cukup mudah menaikkan maupun menurunkan berat badan sesuai kebutuhan peran.

“Kalau diminta kurus ya gue kurusin. Kalau diminta gemuk juga gampang. Dulu malah sempat sampai 98 kilo,” ungkapnya.

Vakum Jadi Tantangan Baru

Kembalinya Aliando ke dunia hiburan setelah sempat vakum disambutnya dengan penuh antusias. Ia mengaku kini mendapatkan tantangan yang lebih beragam, tidak hanya sebagai aktor.

Menurutnya, ia juga mulai terlibat dalam pengisian soundtrack, menjadi acting coach, hingga ikut dalam pengembangan naskah.

“Senang karena tantangannya baru. Kadang jadi pemain, isi soundtrack, acting coach, sampai script development. Tapi tetap, di depan layar gue adalah aktor,” katanya.

Tak Ingin Menyia-nyiakan Waktu di Usia 30-an

Memasuki usia kepala tiga, Aliando mengaku cara pandangnya terhadap karier dan kehidupan sudah banyak berubah. Jika dulu ia merasa tidak masalah membuang waktu, kini ia justru sangat berhati-hati dalam mengambil keputusan.

“Sekarang makin takut buang-buang waktu. Bukan takut umur, tapi takut menyia-nyiakan hidup untuk hal-hal yang menurut gue cuma omong kosong,” ujarnya.

Ia mengatakan, prinsip tersebut juga menjadi pertimbangannya dalam memilih proyek.

“Jangan sampai gue pilih proyek yang nggak jelas. Kita bukan cuma bikin film, tapi juga membangun industri yang harus punya keberlanjutan. Kalau semuanya cuma omong kosong, itu namanya buang waktu. Hidup itu pilihan,” pungkas Aliando.

Share this content: