Aksi Sosial Putra Siregar di Ramadan Gelontorkan Banyak THR
Bogor — Pengusaha dan content creator kondang Putra Siregar kembali menunjukkan komitmennya di bulan suci Ramadan. Kali ini, ia menggelar acara buka bersama bersama anak-anak yatim di Soccer Mini STR — sebuah momen yang sekaligus menjadi ajang berbagi dan refleksi spiritual.
Dalam kesempatan tersebut, Putra Siregar membuka diri tentang filosofi ibadah, perubahan gaya hidup, hingga program sosial yang ia jalankan bersama timnya.
Zakat vs Sedekah: Mensucikan vs Memperbanyak
Putra membedakan dua kewajiban utama di Ramadan: zakat dan sedekah. Baginya, keduanya punya fungsi berbeda namun sama pentingnya.
> “Kalau sedekah itu fungsinya untuk memperbanyak harta. Kalau zakat itu untuk mensucikan harta. Jadi zakat dihitung dari harta kita, baik yang bergerak ataupun yang diam, ditotalin 2,5% dan harus ditunaikan. Bisa lebih, lebih bagus,” — jelas Putra dengan lugas.
Ia mengaku masih banyak zakat yang belum ditunaikan, namun berharap bisa menyebarkannya ke seluruh Indonesia — mulai dari zakat mal hingga zakat fitrah yang kini juga bisa dilakukan secara online.
THR Online dan Program Sosial
Melalui platform digital, timnya telah menyalurkan berbagai bantuan.
> “Kemarin kita ada dua program. THR online juga kita bagikan di seluruh Ramadan. Yang kita broadcast langsung dapat Rp10 juta,” — ungkapnya.
Namun yang paling membanggakan bagi Putra adalah program terbarunya: satu karya khusus untuk orang yang tidak punya uang buat beli tiket pulang kampung.
> “Background-nya kan beda-beda saat ini. Mudah-mudahan dari faktor ekonomi ataupun faktor apapun, lebih baik lagi ke depannya,” — harapnya.
Dari Rp1 Miliar Semalam ke Kantor Baru yang Disiplin
Putra juga bercerita tentang tradisi berbagi bersama rekan-rekan artis.
> “Kemarin bagi-bagi chair juga sama teman-teman artis. Mereka juga memang perintahnya boleh untuk yang kekurangan ataupun siapapun, baik yang meminta-minta atau yang tidak meminta. Selama kita luruskan niat,” — tuturnya.
Total nilai berbagi? Angkanya fantastis.
> “Totalnya berapa kemarin? Main bola ya? Dua: satu malam satu miliar. Satu malam satu miliar,” — ujarnya santai.
Perubahan signifikan juga terjadi di kantor barunya. Jika tahun lalu masih “acak-acakan” dengan jadwal yang ganti-gantian, kini ia menerapkan disiplin ketat.
> “Sekarang diwajibkan: habis adzan, semuanya berhenti. Malam itu udah nggak ada kegiatan lagi, full kajian, full undang habib-habib dan ustadz kondang. Malamnya benar-benar doa. Kalau tahun lalu masih banyak sibuk di dunia,” — bandingkannya.
Semua karyawan, kecuali yang sedang datang bulan, wajib itikaf — mulai dari buka puasa, salat Maghrib, kajian, tarawih, hingga salat Subuh berjamaah.
> “Sampai sekarang kita tertib melakukannya, belum pernah kecolongan. Sisanya berjamaah, subuhnya berjamaah. Kalau tahun lalu masih ada yang ngumpet, siapa yang mokel. Kalau sekarang mereka nggak bisa ada alasan karena semuanya dikumpulin, nggak bisa lari, nggak bisa kabur. Lebih dipaksa,” — ujarnya setengah bercanda.
Dukungan untuk Istri dan Fokus ke Bisnis
Di tengah kesibukan spiritual, Putra juga menyempatkan diri mendukung usaha sang istri, Sarwendah.
> “Kalau dia kan minta didukung apa yang dia kerjakan. Misalnya dia buka butik, aku dukung. Buka cafe, aku dukung. Buka bakery, aku dukung. Ya udah aku dukung aja biar dia ratain aja usahanya,” — ungkap Putra penuh dukungan.
Ia juga menjelaskan mengapa kini lebih tertutup dan jarang posting di media sosial.
> “Kalau aku posting, aku berantem terus. Sekarang udah nggak ada kewajiban aku musti keluar di media. Kan aku basicnya pebisnis, jadi lebih fokus, lebih enak,” — alasannya.
Anak-anaknya kini juga sekolah di dekat rumah, membuat waktu bersama keluarga lebih berkualitas.
> “Dia sekolahnya dekat, semuanya dekat. Jadi lebih enak. Cuman sekarang lebih tertutup ya, karena aku lebih nyaman aja. Nggak ada kewajiban, kan aku bukan public figure, pengusaha kan,” — tutupnya ringan.
Acara buka bersama di Soccer Mini STR pun berakhir penuh kehangatan — bukan hanya perut yang terisi, tetapi juga hati para anak yatim yang mendapat perhatian dan kasih sayang di bulan penuh berkah.
Share this content:


