CDigital Jadi Senjata: Album “Karya Cinta Adibal” Bidik Pasar Dangdut Lewat Gerai KFC se-Indonesia
Jakarta, — Industri musik dangdut Tanah Air kembali mendapat suntikan karya baru melalui peluncuran album “Karya Cinta Adibal” yang digagas oleh Adibal Sahrul. Album ini menjadi hasil kolaborasi antara Jagonya Musik dan KFC Indonesia, serta dikemas dalam format CDigital untuk memperluas jangkauan distribusi musik ke masyarakat.
Peluncuran album tersebut dilakukan melalui konferensi pers di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, menandai langkah strategis dalam menghadirkan musik dangdut berkualitas di tahun 2026.
Adibal yang dikenal sebagai pencipta lagu hit bagi sejumlah penyanyi dangdut papan atas, memulai kariernya sebagai penyanyi sebelum bertransformasi menjadi hits maker, vocal coach, hingga direktur musik di berbagai program televisi populer seperti Dangdut Academy, LIDA, hingga D’Academy Asia.
Dalam proyek ini, ia juga bertindak sebagai produser musik, bekerja sama dengan penata musik peraih AMI Award tiga tahun berturut-turut, Yusup Tojiri.
Album “Karya Cinta Adibal” memuat total 12 lagu yang seluruhnya merupakan ciptaan Adibal.
Sebanyak lima lagu baru dirilis secara eksklusif dalam album ini, di antaranya “Yang Penting Uang”, “Berkeping Keping”, “Cemburu Berlebihan”, “Pentas”, serta lagu religi “Ramadhan Bersyukur”.
Sementara itu, tujuh lagu lainnya merupakan karya yang telah lebih dahulu dikenal luas dan mendapat apresiasi di berbagai ajang penghargaan musik nasional, seperti “Berlayar Cinta”, “Gejala Asmara”, “Belenggu Cinta”, hingga “Pemenang Cintaku”.
Tidak hanya menonjolkan kekuatan komposisi, album ini juga melibatkan deretan penyanyi lintas generasi, termasuk Erie Suzan, Weni Wen, Anisa Rahma, hingga Nazia Marwiana, serta sejumlah nama lainnya.
Dalam keterangannya, Adibal menyebut album ini sebagai refleksi perjalanan panjang kariernya di industri musik. Ia menekankan bahwa karya-karya dalam album tersebut tidak hanya berbicara tentang cinta, tetapi juga tentang kehidupan dan rasa syukur.
“Album ini adalah kumpulan karya yang saya persembahkan dengan sepenuh hati. Tidak hanya tentang cinta dalam arti luas, tetapi juga tentang perjalanan hidup dan rasa syukur yang ingin saya bagikan kepada pendengar,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa proses kolaborasi dengan Jagonya Musik dan KFC Indonesia bermula dari komunikasi sederhana yang kemudian berkembang menjadi kerja sama besar. Bahkan, proses pendekatan dilakukan secara personal hingga akhirnya terbangun kepercayaan untuk menggarap proyek ini secara serius.
Kolaborasi ini dinilai menjadi langkah strategis dalam memperluas distribusi musik dangdut, mengingat jaringan gerai KFC yang tersebar luas di seluruh Indonesia. Dengan pendekatan ini, album fisik masih memiliki ruang untuk menjangkau pendengar di berbagai daerah, di tengah dominasi platform digital.
Adibal menambahkan, proses produksi album ini telah melalui perjalanan panjang selama berbulan-bulan, dengan melibatkan banyak pihak mulai dari musisi, arranger, hingga tim kreatif dan promosi.
Melalui peluncuran “Karya Cinta Adibal”, ia berharap karya-karya yang dihadirkan tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga mampu menciptakan kedekatan emosional dengan pendengar serta menjadi bagian dari perjalanan hidup mereka.
Share this content:


