Cinta Laura Sekolahkan Asisten hingga Lulus SMA, Tegaskan Pendidikan adalah Hak Setiap Anak Muda
Jakarta – Cinta Laura kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan. Aktris dan penyanyi tersebut mengungkapkan kisah di balik keputusannya membiayai pendidikan sang asisten, Salsa, yang sempat terhenti akibat kondisi ekonomi saat pandemi COVID-19.
Menurut Cinta, Salsa mulai bekerja dengannya pada akhir 2021. Saat itu, Salsa yang berasal dari sebuah daerah di Jawa Barat terpaksa menghentikan sekolahnya karena situasi ekonomi keluarga yang terdampak pandemi.
“Dia berasal dari kota kecil di Jawa Barat. Saat pandemi, banyak anak muda Indonesia yang kurang beruntung sehingga harus berhenti sekolah. Salsa salah satunya. Akhirnya dia memutuskan bekerja untuk membantu orang tuanya,” ujar Cinta Laura.
Setelah beberapa waktu bekerja bersama, Cinta melihat potensi besar yang dimiliki remaja tersebut. Meski saat itu baru berusia sekitar 15 tahun, Salsa dinilai memiliki kecerdasan dan semangat belajar yang tinggi.
“Setelah kurang lebih setahun bekerja, aku melihat dia anak yang pintar dan punya motivasi besar untuk belajar. Karena itu aku mulai menyekolahkannya di kelas bahasa Inggris terlebih dahulu,” katanya.
Bagi Cinta, kemampuan bahasa asing menjadi salah satu bekal penting yang dapat membuka lebih banyak peluang di masa depan.
Tak berhenti di situ, Cinta kemudian mendorong Salsa untuk melanjutkan pendidikan formal melalui program Paket C agar memiliki ijazah setara SMA.
“Awalnya programnya harus ditempuh tiga tahun. Tapi karena dia pintar dan berprestasi, akhirnya bisa mengikuti program akselerasi hingga langsung menyelesaikan pendidikan ke kelas 12,” ungkapnya.
Perjuangan itu akhirnya membuahkan hasil. Pada Mei lalu, Salsa resmi menyelesaikan pendidikannya dan lulus setara SMA.
“Dia baru saja lulus dan aku sangat bangga kepadanya,” ujar Cinta.
Cinta mengaku sering mendapat pertanyaan mengapa dirinya rela membiayai pendidikan seorang asisten yang sudah bekerja dengan baik dan loyal. Namun baginya, pendidikan jauh lebih penting daripada mempertahankan seseorang agar terus bekerja untuk dirinya.
“Sebagai bos mungkin lebih nyaman kalau seseorang tetap bekerja dengan kita selamanya. Tapi aku punya pemikiran berbeda. Semua anak muda berhak mendapatkan pendidikan minimal sampai SMA dan memiliki pilihan dalam hidup mereka,” tegasnya.
Menurut Cinta, setiap orang berhak menentukan masa depannya sendiri tanpa dibatasi oleh kondisi ekonomi maupun pekerjaan yang sedang dijalani.
“Aku ingin dia punya opsi dalam hidup. Mungkin suatu hari nanti dia ingin bekerja di industri lain atau mengejar cita-cita yang berbeda. Kita tidak boleh egois dan merampas kesempatan orang lain untuk berkembang,” katanya.
Cinta bahkan membuka peluang untuk terus mendukung pendidikan Salsa hingga ke jenjang perguruan tinggi apabila yang bersangkutan ingin melanjutkan kuliah.
“Aku sudah bilang ke dia, kalau mau kuliah aku akan sangat mendukung. Kalau ingin kuliah sambil bekerja juga aku terbuka. Yang penting dia berani bermimpi dan percaya diri untuk mengejar masa depannya,” ujarnya.
Menurut Cinta, perempuan muda Indonesia harus mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkembang dan berkontribusi bagi masyarakat.
“Semakin banyak perempuan muda Indonesia yang memiliki kebebasan berpikir dan akses pendidikan, semakin maju juga negara kita karena mereka bisa berkontribusi secara positif,” tuturnya.
Selain membantu pendidikan sang asisten, Cinta juga mengungkapkan bahwa kepeduliannya terhadap pendidikan telah diwujudkan melalui pendirian Cinta Laura Foundation, yayasan yang resmi dibentuk tahun ini.
Sebelumnya, Cinta aktif membantu kegiatan sosial melalui yayasan keluarga yang telah membangun sejumlah sekolah di kawasan kaki Gunung Salak. Kini, melalui yayasan pribadinya, ia ingin memberikan dampak yang lebih luas.
Sebagai program perdana, Cinta Laura Foundation telah memberikan beasiswa kepada lima mahasiswa yang terancam putus kuliah karena keterbatasan biaya.
“Daripada hanya membicarakan masalah pendidikan, aku merasa lebih baik menjadi bagian dari solusi. Karena itu program pertama kami adalah membantu mahasiswa yang tidak bisa melanjutkan kuliah karena kendala finansial,” jelasnya.
Ke depan, Cinta memiliki mimpi besar untuk memperluas program sosial yayasannya, mulai dari pembangunan fasilitas air bersih hingga pusat pembelajaran di wilayah Indonesia Timur yang masih membutuhkan perhatian lebih.
“Aku berharap Cinta Laura Foundation bisa semakin besar dan memberikan dampak yang lebih luas. Mudah-mudahan suatu hari nanti kami bisa membangun fasilitas air bersih, sekolah, atau learning center di daerah-daerah yang membutuhkan,” pungkasnya.
Bagi Cinta, kesuksesan yang diraihnya di dunia hiburan bukan hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga menjadi sarana untuk membantu lebih banyak orang mendapatkan kesempatan hidup yang lebih baik.
Share this content:


