Farel Prayoga Mulai Tinggalkan Zona Nyaman, Kolaborasi dengan Princess Hurrem Jadi Langkah Eksplorasi Musik
JAKARTA — Farel Prayoga mulai membuka diri untuk mengeksplorasi warna musik yang lebih luas seiring bertambahnya usia. Penyanyi muda yang selama ini identik dengan musik Jawa dan koplo dangdut itu mengaku tidak ingin selamanya terpaku pada satu karakter musik.
Hal tersebut terlihat dalam kolaborasinya bersama Princess Hurrem. Keduanya mencoba memadukan karakter vokal dan gaya musik yang berbeda dalam sebuah karya yang proses persiapannya berlangsung cukup panjang.
Farel mengatakan, dirinya tetap ingin mempertahankan karakter asli yang selama ini menjadi identitasnya. Namun, ia juga merasa perlu mencoba sesuatu yang baru.
“Aku tetap di karakter asli aku pastinya. Cuma tidak menutup kemungkinan juga aku bakal keluar dari situ,” ujar Farel.
Menurut Farel, keinginan mencoba hal baru muncul seiring dirinya yang semakin dewasa. Baginya, bereksperimen dengan genre berbeda bukan berarti meninggalkan akar musik yang selama ini membesarkan namanya.
“Umurku semakin bertambah, aku pengin coba hal-hal baru. Mencoba hal baru bukan berarti melupakan apa yang aku jalani dulu,” tuturnya.
Terinspirasi Musisi Lain
Farel bahkan telah memiliki sejumlah gambaran mengenai warna musik yang ingin dicobanya di masa mendatang. Ia menyebut ingin mengeksplorasi konsep yang berbeda dari karya-karya sebelumnya.
Salah satu sosok yang disebutnya sebagai inspirasi adalah musisi yang menurutnya mampu menghadirkan konsep musik dengan karakter tersendiri.
“Aku banyak sih kalau plan-nya. Mungkin dari contoh, aku terinspirasi dari Abang Rem Laude. Aku pengin coba konsep lagi seperti dia,” ungkap Farel.
Keinginan bereksperimen tersebut menjadi semakin menarik ketika Farel harus berkolaborasi dengan Princess Hurrem yang memiliki karakter musik dan vokal berbeda.
Keduanya kemudian berusaha mencari titik temu agar perbedaan tersebut justru menjadi kekuatan dalam lagu.
“Sejauh ini tidak ada kendala. Luar biasa lancar dari penyesuaian nada, kita ketemu juga nadanya di mana,” kata Farel.
Ia menjelaskan, pembagian bagian lagu menjadi salah satu cara agar karakter keduanya tetap dapat menonjol. Dengan demikian, kolaborasi tersebut tidak membuat salah satu penyanyi kehilangan identitas musiknya.
Persiapan Hampir Satu Tahun
Menariknya, karya tersebut tidak dikerjakan secara instan. Farel mengungkapkan proses persiapannya membutuhkan waktu panjang, terutama dalam tahap latihan.
“Proses yang paling penting, proses kita hampir bisa dibilang menyentuh satu tahun karena dari segi latihan,” ujarnya.
Lamanya proses tersebut menunjukkan bahwa kolaborasi Farel dan Princess Hurrem bukan sekadar mempertemukan dua penyanyi dalam satu lagu. Ada proses penyesuaian karakter, vokal, konsep, hingga pembagian bagian lagu agar hasil akhirnya dapat terdengar selaras.
Di sisi lain, Farel juga harus membagi waktunya antara aktivitas bermusik dan pendidikan. Ia mengaku saat ini lebih banyak menerima pekerjaan bernyanyi pada akhir pekan.
“Kalau weekday aku sekarang lagi banyak ulangan. Sehari bisa dua kali, tiga kali ulangan. Jadi kebanyakan weekend juga,” ungkapnya.
Tetap Percaya Diri di Tengah Komentar Negatif
Di balik proses berkarya tersebut, Farel juga mengaku sudah terbiasa menghadapi komentar negatif dari orang lain. Pengalaman itu bahkan sudah dirasakannya sejak masih duduk di bangku sekolah dasar ketika dirinya menjadi pengamen.
Namun, Farel mengatakan pengalaman tersebut tidak membuatnya berhenti berkarya. Ia justru belajar untuk tidak terlalu memikirkan perkataan orang lain.
“Aku dari kecil memang tidak terlalu peduli adanya haters, bahkan sampai sekarang,” katanya.
Menurutnya, komentar negatif tidak harus dibalas dengan perkataan. Karya dapat menjadi cara yang lebih tepat untuk menunjukkan kemampuan.
Pandangan tersebut juga sejalan dengan semangat yang dibawa dalam kolaborasinya bersama Princess Hurrem. Keduanya berharap karya yang dihasilkan dapat diterima masyarakat sekaligus memberikan inspirasi.
“Alhamdulillah kita bersyukur, semoga berjalan dengan lancar pastinya dan juga I hope lagu ini bisa menginspirasi banyak orang,” ujar Farel.
Bagi Farel, kolaborasi dengan Princess Hurrem menjadi salah satu tahap dalam perjalanan bermusiknya untuk keluar dari zona nyaman. Ia ingin tetap membawa identitas musik yang telah melekat padanya, tetapi pada saat yang sama memberikan ruang bagi dirinya untuk tumbuh dan mencoba warna baru.
Share this content:


