Ivonne Inawade Ajak Generasi Muda Pantang Menyerah Lewat Lagu “Indonesia Maju”, Berharap Bisa Dinyanyikan di Istana
Jakarta, Minggu, 2 Agustus 2026 – Ivonne Inawade memperkenalkan lagu “Indonesia Maju” yang dibawakan oleh Eza Saputra dan Salwa CGB dalam acara yang digelar di Allaris Cafe, Jl. Kapten Tendean, Jakarta Selatan. Lagu tersebut membawa semangat nasionalisme sekaligus motivasi bagi generasi muda untuk terus mengejar cita-cita di tengah berbagai tantangan zaman. Melalui lagu tersebut, Ivonne ingin menanamkan optimisme kepada anak-anak dan remaja agar tidak mudah menyerah menghadapi kondisi sosial, ekonomi, maupun politik yang terus berubah.
Menurut Ivonne, pesan utama lagu “Indonesia Maju” adalah membangkitkan semangat anak-anak Indonesia agar tetap fokus meraih impian mereka.
“Lagu Indonesia Maju ini menceritakan tentang anak-anak muda yang harus semangat menggapai cita-cita, mengejar impian. Karena sekarang gejolak banyak, mulai dari ekonomi, politik, dan segala macam. Anak-anak jangan terpengaruh, harus punya semangat tinggi dan jangan gampang menyerah dengan keadaan yang ada sekarang,” ujarnya.
Dalam mempromosikan lagu tersebut, Ivonne mengaku aktif menjalin komunikasi dengan berbagai instansi pendidikan dan kebudayaan. Ia berharap lagu yang dinyanyikan Eza Saputra dan Salwa CGB tersebut dapat dikenal lebih luas, khususnya di lingkungan pemerintahan.
“Kita memang lagi promo ke instansi-instansi pendidikan dan kebudayaan. Saya juga mengundang beberapa pihak untuk melihat potensi anak-anak. Saya ingin memberikan kesempatan kepada mereka supaya punya ruang berkembang, bahkan bisa menjadi artis nantinya. Itu cita-cita saya,” kata Ivonne.
Tak hanya memperkenalkan lagu, Ivonne juga berharap “Indonesia Maju” suatu saat mendapat kesempatan untuk dinyanyikan dalam acara kenegaraan, termasuk di lingkungan Istana Kepresidenan.
“Mudah-mudahan Pak Presiden Prabowo bisa memberikan ruang kepada anak-anak, terutama melalui festival musik dan film. Syukur-syukur kami bisa diundang ke kediaman beliau atau tampil memberikan hiburan kepada masyarakat,” ungkapnya.
Harapan tersebut, menurut Ivonne, merupakan bagian dari upaya memperkenalkan karya anak bangsa sekaligus memberi panggung bagi generasi muda yang memiliki bakat di bidang seni.
Selain fokus pada karya musik, Ivonne juga aktif membina talenta muda melalui pusat pelatihan yang ia dirikan. Ia menjelaskan bahwa program tersebut mencakup divisi musik, film, hingga modeling, dan seluruh pelatihannya diberikan secara gratis.
“Kami memberikan pelatihan untuk anak-anak secara gratis, tidak ada pungutan biaya. Saya ingin membagikan ilmu yang saya dapat selama berkarier kepada mereka,” jelasnya.
Meski demikian, Ivonne mengaku memiliki standar tinggi bagi mereka yang nantinya ingin bergabung ke dalam manajemennya. Baginya, menjadi seorang artis tidak hanya mengandalkan bakat, tetapi juga disiplin dan kesiapan diri.
Ia menekankan pentingnya pembentukan karakter melalui pelatihan yang berfokus pada grooming, social etiquette, dan acting.
“Grooming itu mulai dari penampilan, etika, kebersihan tubuh, sampai bagaimana membawa diri. Lalu social etiquette juga sangat penting karena itu modal utama di industri hiburan. Setelah itu baru dasar-dasar akting yang kami ajarkan,” tuturnya.
Ivonne optimistis para peserta akan mengalami perubahan signifikan setelah menjalani pelatihan selama beberapa bulan.
“Saya yakin enam bulan lagi mereka akan berubah. Mereka akan lebih percaya diri, lebih bersinar, dan siap menghadapi industri hiburan,” katanya.
Sebagai bentuk apresiasi, peserta yang dinilai telah memenuhi standar pelatihan nantinya akan memperoleh sertifikat atau surat keterangan kelulusan sebagai bukti telah mengikuti pembinaan.
Melalui lagu “Indonesia Maju” yang dibawakan Eza Saputra dan Salwa CGB, serta program pelatihan yang dijalankannya, Ivonne berharap dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya berbakat, tetapi juga memiliki karakter kuat, etika yang baik, serta semangat untuk terus berkarya demi Indonesia.
Share this content:


