Kmy Kmo & Luca Sickta Ingin Perkuat Ikatan Musik Serumpun Lewat Kolaborasi Lintas Negara
Jakarta – Duo hip hop asal Malaysia, Kmy Kmo & Luca Sickta, mengungkapkan komitmen mereka untuk terus mengangkat musik hip hop yang dipadukan dengan nuansa Nusantara. Saat berkunjung ke Indonesia, keduanya mengatakan bahwa kolaborasi lintas negara menjadi salah satu langkah penting untuk mempererat industri musik serumpun.
Luca Sickta menjelaskan bahwa perjalanan mereka di industri musik tidak terlepas dari pengalaman panjang yang telah dibangun sejak awal 2000-an. Mereka ingin menghadirkan karya yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memiliki pesan yang kuat bagi para pendengar.
“Yang kami perjuangkan adalah hip hop dan kombinasi musik Nusantara di Malaysia. Kami datang ke sini karena ingin membuat kolaborasi yang lebih besar dan mempererat hubungan dengan teman-teman di Indonesia,” ujar mereka.
Kmy Kmo juga mengenang perjalanan awal mereka di industri musik. Pada 2015, ia bekerja bersama Malique Ibrahim, salah satu personel Too Phat, sementara Luca Sickta berperan sebagai sound engineer. Dari pengalaman tersebut, mereka banyak mendapat arahan mengenai perjalanan bermusik yang kemudian menjadi bekal untuk terus berkembang.
Menurut mereka, hampir seluruh lagu yang diciptakan mengangkat pesan kehidupan dan isu sosial yang sedang terjadi. Ide lagu tidak hanya berasal dari pengalaman pribadi, tetapi juga dari cerita para penggemar yang berinteraksi langsung dengan mereka.
“Kalau pengalaman pribadi mungkin sekitar 20 persen. Selebihnya datang dari cerita para penggemar yang berbagi pengalaman hidup dan isu sosial. Dari situ kami mengambil inspirasi untuk dijadikan lagu,” jelas Kmy Kmo.
Mereka juga menyoroti perkembangan teknologi yang membuat proses produksi musik jauh lebih mudah dibandingkan beberapa tahun lalu. Jika dahulu peralatan rekaman sangat mahal, kini hampir semua orang dapat membuat lagu dengan perangkat yang lebih terjangkau.
“Perbedaannya sekarang semua orang bisa membuat lagu. Namun yang membedakan tetap kualitas, pengalaman, dan proses dalam berkarya,” kata Luca Sickta.
Salah satu pencapaian terbesar mereka adalah lagu “7 Nasihat” bersama diva Malaysia Datuk Siti Nurhaliza.
Lagu yang dirilis sekitar tujuh tahun lalu itu berhasil menembus nominasi lima besar di ajang Anugerah Juara Lagu, sekaligus menjadi pengalaman pertama mereka tampil di penghargaan musik bergengsi tersebut.
“Itu menjadi pencapaian yang sangat besar bagi kami. Bisa berkolaborasi dengan Siti Nurhaliza dan masuk ke Anugerah Juara Lagu adalah kebanggaan tersendiri,” ungkap mereka.
Ke depan, Kmy Kmo & Luca Sickta mengaku telah menyiapkan sejumlah rencana kolaborasi, termasuk dengan musisi Indonesia. Meski belum ingin membocorkan seluruh nama yang masuk dalam daftar, mereka menyebut beberapa artis hip hop Tanah Air menjadi sosok yang ingin diajak bekerja sama.
Menurut mereka, hubungan Malaysia dan Indonesia sebagai negara serumpun menjadi alasan kuat untuk terus membangun kolaborasi di industri musik.
“Kita ini negara jiran, serumpun. Kolaborasi itu seperti mengajak tetangga makan bersama. Semoga hubungan musik Malaysia dan Indonesia semakin erat melalui karya-karya yang kami hasilkan,” tutup Kmy Kmo & Luca Sickta.
Share this content:


