Penyanyi Megi Andika Bagikan Cerita di Balik Lagu “Aku Memaafkan”
Jakarta, – Penyanyi Megi Andika baru-baru ini merilis single terbarunya yang berjudul “Aku Memaafkan”. Lagu ini merupakan hasil dari pengalaman pribadi sang penyanyi dalam menghadapi situasi sulit dan menemukan kekuatan untuk memaafkan.
Dalam wawancara eksklusif, Megi Andika berbagi tentang inspirasi di balik lagu ini. “Lagu ‘Aku Memaafkan’ terinspirasi dari pengalaman saya sendiri ketika harus menghadapi situasi di mana orang-orang yang saya percayai ternyata berbalik melawan saya,” ungkapnya. “Saya pernah diselami orang, difitnah, dan kadang orang yang telah kita bantu tapi dia mengembalikan fakta, seolah kita yang salah.”
Megi membahas tentang bagaimana dia memilih untuk tidak terburu-buru dalam menjalin hubungan asmara. “Bagi saya, cinta itu harus saling mencintai dan tidak bisa dipaksakan. Saya lebih suka menunggu orang lain yang menunjukkan ketertarikannya terlebih dahulu sebelum saya membalas perasaan mereka,” jelasnya. “Saya tidak ingin menjadi orang yang terlalu cepat jatuh cinta, karena saya ingin memastikan bahwa perasaan saya itu nyata dan tidak hanya sekedar ketertarikan semata.”
Selain berbicara tentang lagu barunya, Megi juga memberikan pandangannya tentang industri musik saat ini. “Saya sangat terkesan dengan banyaknya musisi muda berbakat yang muncul di tahun 2025 ini. Mereka memiliki gaya dan kreativitas yang unik, dan saya pikir ini adalah waktu yang tepat untuk bereksperimen dengan berbagai genre musik,” ujarnya. “Saya lihat banyak penyanyi-penyanyi muda yang memiliki talenta luar biasa dan saya pikir mereka akan membawa perubahan besar dalam industri musik Indonesia.”
Megi Andika membahas tentang harapan-harapannya untuk Indonesian Music Awards 2025. “Saya berharap bisa memperkenalkan lagu ‘Aku Memaafkan’ kepada lebih banyak orang dan mendapatkan dukungan dari para penggemar,” katanya. “Saya juga berharap bisa mendapatkan kesempatan untuk berkolaborasi dengan musisi lain dan menciptakan musik yang lebih baik lagi.”
Megi juga berbagi tentang pengalamannya dengan orang-orang yang tidak tulus. “Saya pernah diomongin dan dijahati oleh orang-orang yang saya percayai,” katanya. “Tapi sekarang, saya sudah tidak mau terjebak dalam situasi seperti itu lagi.”
Dengan pengalaman pahit ini, Megi berharap dapat menjadi contoh bagi orang lain untuk memilih lingkungan yang positif dan tidak terjebak dalam hubungan yang toxic.
Dalam kesempatan ini, Megi juga menyampaikan dukungannya untuk korban bencana dan mengapresiasi langkah-langkah yang diambil oleh beberapa tempat pariwisata untuk menunjukkan empati dan solidaritas. “Saya mendukung penuh langkah-langkah yang diambil oleh beberapa tempat pariwisata untuk tidak mengadakan pesta kembang api dan konser sebagai bentuk rasa empati dengan korban bencana,” ujarnya.
Dengan single “Aku Memaafkan”, Megi membuktikan bahwa dia memiliki bakat dan potensi besar dalam industri musik Indonesia. Kita tunggu saja proyek-proyek musiknya selanjutnya!
Share this content:


