Loading Now

Tantri Ungkap Terduga Pelaku Penipuan Bangun Kepercayaan Selama 5 Tahun

Jakarta – Vokalis Kotak, Tantri Syalindri, membagikan cerita di balik dugaan penipuan yang menyeret dirinya bersama puluhan korban lain. Menurutnya, terduga pelaku telah membangun hubungan pertemanan dan kepercayaan dengan para orang tua murid selama sekitar lima tahun sebelum menawarkan investasi. Informasi tersebut disampaikan Tantri saat ditemui di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan.

Tantri mengatakan awalnya ia mengenal terduga pelaku melalui lingkungan sekolah anak. Hubungan mereka tak hanya sebatas saling mengenal, tetapi juga cukup dekat hingga beberapa kali menghabiskan waktu bersama, termasuk pergi berlibur.

Karena kedekatan itu, Tantri mengaku tak memiliki sedikit pun rasa curiga saat terduga pelaku mulai menawarkan kerja sama investasi pada 2024. Terlebih, di awal perjalanan investasi, seluruh proses berjalan lancar sehingga semakin membuat para korban yakin.

“Dia memang sudah membangun kepercayaan selama bertahun-tahun. Kami berteman, keluarga juga saling kenal. Jadi nggak ada rasa curiga sama sekali,” ungkap Tantri.

Seiring berjalannya waktu, Tantri mulai menyadari ada kejanggalan. Setiap dana investasi disebut telah menghasilkan keuntungan dan siap dicairkan, terduga pelaku justru menawarkan kontrak baru dengan iming-iming keuntungan yang lebih besar. Akhirnya, dana yang seharusnya diterima korban terus diputar kembali.

Tantri mengaku baru benar-benar menyadari ada yang tidak beres ketika komunikasi dengan terduga pelaku mulai sulit dilakukan. Puncaknya, setelah melakukan transfer terakhir pada pertengahan Juni 2026, sosok tersebut disebut menghilang dan tak lagi bisa dihubungi.

Kini Tantri bersama korban lainnya tengah mengumpulkan bukti-bukti untuk menempuh jalur hukum. Dari hasil pendataan sementara, total kerugian para korban diduga mencapai sekitar Rp10 miliar, meski jumlah tersebut masih terus diverifikasi.

Share this content: