Loading Now

Nirina Zubir Terharu Film Jangan Buang Ibu Disambut Antusias, Akui Jadi Penasaran Sejauh Apa Perjalanan Film Ini

Jakarta – Antusiasme penonton terhadap film Jangan Buang Ibu meninggalkan kesan mendalam bagi Nirina Zubir. Aktris tersebut mengaku bersyukur sekaligus terharu melihat apresiasi yang terus mengalir sejak film tersebut tayang.

“Alhamdulillah, apresiasinya luar biasa. Jadi penasaran juga, bisa sejauh apa ya perjalanan film ini,” ujar Nirina.
Tak hanya mendapat pujian, Nirina mengatakan dirinya juga menerima banyak doa baik dari para penonton.

Menariknya, doa-doa itu lebih banyak ditujukan kepada karakter Nelinda yang diperankannya.

“Dapat banyak doa baik dari teman-teman yang sudah nonton. Doanya buat Nelinda, mungkin karena aku memerankan sosok eyang. Orang-orang jadi kasihan lihat Nelinda, didoain panjang umur, sehat-sehat, dan bahagia. Dampak dari film ini banyak yang baik banget. Thank you,” katanya.

Nirina juga tak menyangka acara nonton bareng yang digelar bersama ribuan perempuan mendapat sambutan di luar perkiraan.

“Hari ini kita bersama tiga ribuan. Bukan sekadar tiga ribu orang, tapi tiga ribu wanita hebat yang nonton bareng Jangan Buang Ibu. Tadi malah sempat heboh karena ternyata yang datang lebih dari tiga ribu. Alhamdulillah, terima kasih atas apresiasinya,” ungkapnya.

Di balik proses syuting, Nirina mengungkap tantangan lain saat harus tampil sebagai karakter yang usianya jauh lebih tua. Dengan bantuan prostetik selama hampir empat jam, ia dibuat seolah melihat gambaran dirinya sekitar 20 tahun mendatang.

“Awalnya jujur agak sulit menerima. Pas lihat di kaca rasanya kayak dikasih percepat waktu. Oh, nanti kira-kira wajahku seperti ini ya,” ujarnya.

Menurut Nirina, pengalaman tersebut cukup mengejutkan karena selama ini banyak orang terbiasa dengan standar kecantikan yang identik dengan kulit kencang dan minim kerutan.

“Standar beauty kan biasanya wajah kencang, enggak ada kerutan. Sementara di sini semuanya muncul. Jadi sempat shock, tapi akhirnya belajar menerima karena waktu memang enggak bisa dilawan,” tuturnya.

Selain harus berdamai dengan penampilan barunya, Nirina juga harus menjalani proses makeup prostetik yang memakan waktu sekitar empat jam setiap hari syuting.

“Jadi ada dua proses menerima. Pertama menerima wajah yang penuh kerutan, kedua menerima harus duduk hampir empat jam untuk makeup,” katanya sambil tertawa.

Meski sempat terkejut, Nirina mengaku pengalaman memerankan sosok ibu lanjut usia memberinya pelajaran berharga untuk lebih menerima proses kehidupan.

“Aku enggak pernah membayangkan nanti umur 70 tahun bakal seperti apa. Selama ini yang penting menikmati hari ini dan bersyukur masih diberi kesempatan hidup. Jadi waktu dikasih gambaran seperti itu memang shock, tapi akhirnya belajar menerima,” pungkasnya.

Share this content: