Loading Now

Cinta Laura: Olahraga Bukan Hobi, Tapi Gaya Hidup Sejak Kecil

Jakarta – Aktris sekaligus penyanyi Cinta Laura membagikan pengalamannya mengikuti kompetisi kebugaran Hyrox Jakarta. Bagi Cinta, ajang tersebut bukan sekadar tantangan olahraga, tetapi juga menjadi momen untuk mengenang masa kecilnya sebagai atlet yang telah terbiasa hidup aktif sejak usia dini.

Cinta mengungkapkan bahwa olahraga bukanlah sekadar hobi baginya. Sejak berusia lima tahun, ia telah menekuni renang secara kompetitif dan aktif mengikuti berbagai cabang olahraga selama masa sekolah, mulai dari basket hingga lari.

“Dari umur lima tahun aku sudah kompetitif di renang. Jadi dari usia lima sampai 17 tahun, selain menjadi anak sekolah dan mulai masuk dunia hiburan, aku juga seorang atlet,” ujar Cinta Laura.

Keikutsertaannya dalam Hyrox menjadi pembuktian bahwa fondasi olahraga yang dibangun sejak kecil mampu menjaga kebugaran tubuh hingga saat ini. Menurutnya, pola hidup sehat yang dijalani secara konsisten menjadi faktor utama yang membuat kondisi fisiknya tetap prima.

“Senang banget karena terbukti kalau kita konsisten hidup sehat, dari pola makan, olahraga, tidur yang cukup, dan lifestyle yang baik, ternyata fitness level itu bisa dipertahankan,” katanya.

Cinta mengaku awalnya hanya menargetkan waktu finis di bawah satu jam 30 menit bersama pasangannya. Namun hasil yang diperoleh ternyata jauh melampaui ekspektasi.

“Target awal kami hanya ingin menyelesaikan lomba di bawah satu jam 30 menit. Ternyata kami bisa mencatat waktu satu jam 18 menit, yang menurutku cukup cepat untuk orang biasa, bukan atlet profesional,” ungkapnya.

Meski puas dengan hasil tersebut, Cinta mengaku belum ingin berhenti sampai di situ. Ia telah memasang target baru untuk kompetisi berikutnya dengan catatan waktu yang lebih baik.

“Kalau ikut lagi, targetnya bisa di bawah satu jam 15 menit. Kalau bisa satu jam 12 menit tentu akan lebih baik lagi. Aku memang orang yang kompetitif, jadi kalau menginginkan sesuatu, aku akan berusaha maksimal untuk mencapainya,” tuturnya.

Menariknya, persiapan Cinta menuju kompetisi tersebut terbilang singkat. Ia hanya menjalani latihan khusus selama tiga minggu sebelum perlombaan berlangsung.

“Aku cuma latihan sekitar tiga minggu sebelum kompetisi. Bahkan latihan dengan coach hanya dua kali untuk mengingat aturan dan teknis lomba. Selebihnya aku latihan sendiri karena dari kecil sudah punya fondasi olahraga yang cukup kuat,” jelasnya.

Menurut Cinta, pengalaman tersebut semakin menegaskan bahwa olahraga telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupannya.

“Aku memang atlet dari kecil, jadi olahraga bukan sekadar hobi. Ini sudah menjadi gaya hidup,” tegasnya.

Selain membahas olahraga, Cinta juga berbagi cerita mengenai persahabatannya dengan aktor Hollywood Michael Johnston yang telah terjalin sejak 2017. Keduanya pertama kali bertemu saat terlibat dalam sebuah film independen di Amerika Serikat.

Menurut Cinta, hubungan pertemanan mereka terus berlanjut meski kini tinggal di negara berbeda. Mereka masih rutin berkomunikasi dan saling mendukung perjalanan karier masing-masing.

“Michael itu orang yang sangat baik, rendah hati, dan tidak pernah melupakan teman-temannya. Sampai sekarang dia masih selalu meluangkan waktu untuk menjawab pesan atau sekadar berbincang,” kata Cinta.

Ia juga mengaku bangga melihat kesuksesan yang diraih Michael setelah lebih dari satu dekade berjuang di industri hiburan Hollywood.

“Yang bisa kita pelajari dari Michael adalah sukses tidak terjadi dalam semalam. Butuh kerja keras, konsistensi, dan kesabaran. Dia membuktikan bahwa selama kita tidak menyerah pada diri sendiri, kesempatan itu akan datang,” ujarnya.

Cinta menambahkan bahwa kesuksesan sang sahabat menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk terus berjuang meraih impian, meski prosesnya membutuhkan waktu yang panjang.

“Dia sangat bertalenta dan memang pantas mendapatkan pencapaian yang diraih sekarang. Aku bangga bisa menyebut dia sebagai sahabat,” pungkasnya.

Share this content: