Loading Now

Vicky Shu dan Adiezty Fersa Ungkap Alasan Gemar Nonton Konser K-Pop: Bikin Semangat

Jakarta – Penyanyi Vicky Shu membagikan kabar mengenai kondisi sang ibu yang baru saja menjalani operasi akibat gangguan pada tulang leher. Dalam keterangannya kepada awak media, Vicky menjelaskan bahwa operasi berjalan lancar dan kini sang ibu masih menjalani masa observasi serta terapi untuk memulihkan kondisinya.

Menurut Vicky, keluhan yang dialami sang ibu sebenarnya sudah dirasakan sejak sekitar satu tahun terakhir. Awalnya, rasa sakit tersebut dikira hanya disebabkan oleh kolesterol atau kondisi kesehatan biasa karena gejalanya berupa sakit kepala dan nyeri di bagian tangan.

“Awalnya memang sudah merasa tidak nyaman selama setahun ini. Kami pikir karena kolesterol atau hal lain, karena sering sakit kepala dan tangan juga sakit. Setelah berobat tapi belum membaik, akhirnya dilakukan MRI dan ternyata ada tulang yang bergeser sehingga menekan saraf,” ujar Vicky.

Ia menjelaskan bahwa tekanan pada saraf tersebut membuat rasa sakit menjalar hingga ke kaki. Setelah hasil pemeriksaan keluar, dokter memutuskan tindakan operasi sebagai solusi terbaik.

Vicky mengungkapkan operasi dilakukan sehari sebelumnya dan berjalan dengan baik. Meski demikian, sang ibu masih harus menjalani observasi intensif dan beberapa sesi terapi agar proses pemulihan berlangsung optimal.

“Alhamdulillah operasinya berjalan lancar. Sekarang masih diobservasi dan nanti ada beberapa terapi supaya kondisinya semakin nyaman. Mohon doanya ya,” katanya.

Lebih lanjut, Vicky menduga kondisi tersebut berkaitan dengan cedera lama yang pernah dialami sang ibu. Ia menyebut sang ibu pernah mengalami kecelakaan hingga sempat menjalani operasi pada bagian tangan.

“Sepertinya ada kaitannya dengan kejadian dulu saat mama pernah jatuh. Dulu memang pernah operasi tangan, ternyata sekarang baru terasa dampaknya di bagian leher,” jelasnya.

Di tengah situasi tersebut, Vicky juga berbagi cerita mengenai hobinya bersama sang ibu menikmati konser musik, khususnya K-Pop. Ia mengaku beberapa waktu lalu sempat mengajak sang ibu menonton konser BTS di Korea Selatan sebagai bentuk healing.

“Konser itu buat mama juga jadi healing. Sebenarnya bukan cuma BTS, konser musik apa pun kami suka. Menonton konser itu menurut kami bisa jadi terapi dan penyemangat,” tuturnya.

Vicky mengatakan dirinya kini lebih menikmati pengalaman menonton konser dibanding mengoleksi merchandise artis. Baginya, menyaksikan penampilan langsung para musisi memberikan energi positif.

“Di umur sekarang aku lebih menikmati nonton konser daripada koleksi barang. Aku lebih suka menikmati musiknya dan melihat penampilan mereka yang luar biasa,” ujarnya.

Sementara itu, Adiezty Fersa yang turut hadir dalam kesempatan tersebut juga mengungkapkan kecintaannya terhadap musik K-Pop. Ia mengatakan musik menjadi bagian dari kehidupannya sejak lama, terlebih dirinya dan Vicky sama-sama memiliki latar belakang di dunia seni.

“Musik apa pun kami suka. K-Pop juga memberi semangat. Buat kami, musik itu healing sekaligus bagian dari pekerjaan karena sejak dulu memang dekat dengan dunia musik,” kata Adiezty.

Adiezty mengaku lebih menikmati musik dan penampilan para idol dibanding mengoleksi merchandise. Ia juga mengapresiasi pencapaian para artis K-Pop yang kini menjadi wajah berbagai merek mewah dunia.

“Yang aku nikmati itu musiknya dan stage performance mereka. Mereka keren, stabil, dan sekarang banyak yang menjadi brand ambassador luxury brand. Sebagai orang Asia, rasanya ikut bangga,” ungkapnya.

Saat ditanya mengenai idol favorit, Vicky menyebut dirinya mengidolakan J-Hope dari BTS, sedangkan Adiezty memilih Lisa dari BLACKPINK.

Vicky pun sempat berseloroh bahwa hobinya menonton konser terkadang membuat sang suami sedikit “ngambek”. Ia mengaku pernah menghadiri konser SUGA selama tiga hari berturut-turut hingga sang suami menunjukkan rasa cemburu dengan cara bercanda.

Meski demikian, Vicky menegaskan bahwa dukungan keluarga tetap menjadi yang utama, terutama di tengah fokusnya mendampingi sang ibu menjalani proses pemulihan pascaoperasi. Ia kembali meminta doa agar kondisi sang ibu segera pulih dan dapat kembali beraktivitas seperti sediakala.

Share this content: