Shireen Sungkar Haru Anak-anak Makin Besar, Ungkap Momen Bikin Lunch Box hingga Perkembangan Putrinya yang Terus Membaik
Jakarta – Shireen Sungkar membagikan cerita hangat tentang kesehariannya sebagai seorang ibu. Istri Teuku Wisnu itu mengaku masih menikmati rutinitas menyiapkan bekal makan siang atau lunch box untuk ketiga buah hatinya. Baginya, momen tersebut menjadi salah satu cara sederhana untuk menunjukkan kasih sayang kepada anak-anak sebelum mereka tumbuh semakin dewasa.
Shireen mengatakan, membuat bekal sekolah menjadi aktivitas yang menyenangkan karena melihat anak-anaknya begitu antusias. Ia pun berharap kenangan tentang masakan sang ibu akan selalu melekat di hati mereka ketika kelak sudah beranjak dewasa.
“Senang banget, karena anak-anak juga happy. Semoga nanti salah satu hal yang mereka ingat adalah masakan ibunya,” ujar Shireen.
Dalam kesehariannya, setiap anak memiliki selera makan yang berbeda. Adam dan anak-anak lainnya terkadang hanya memberikan permintaan sederhana mengenai menu yang diinginkan, sementara urusan bumbu dan cara memasak sepenuhnya diserahkan kepada sang ibu.
“Aku mau ikan, aku mau ini, tapi kalau bumbunya terserah Mami,” tutur Shireen menirukan permintaan anak-anaknya.
Namun, berbeda dengan sang adik yang memiliki preferensi makanan lebih khusus. Shireen mengungkapkan bahwa putrinya memiliki pilihan makanan yang cukup selektif sehingga bekalnya tidak bisa disamakan dengan kakak-kakaknya.
Selain soal makanan, Shireen juga membagikan cerita lucu tentang putranya, Adam. Menurutnya, sang anak kerap memberikan nasihat dengan cara yang menggemaskan ketika melihat ibunya sedang marah.
“Kalau aku lagi emosi, dia bilang, ‘Kenapa sih harus marah? Nanti cepat tua lho. Mama cantik enggak boleh marah’,” cerita Shireen sambil tersenyum.
Ucapan sederhana itu sering kali membuatnya luluh dan memilih meredam emosinya. Menurut Shireen, Adam memang memiliki sifat yang romantis dan penyayang.
Di sisi lain, Shireen mengaku mulai merasakan haru karena anak-anaknya tumbuh begitu cepat. Ia tak menyangka waktu berlalu begitu singkat hingga anak sulungnya kini sudah memasuki usia remaja.
“Enggak kerasa, yang aku kasih waktu sama mereka sekarang sudah 12 tahun. Sudah sampai SMP. Rasanya cepat banget,” ungkapnya.
Perempuan berusia 33 tahun itu juga mengaku mulai membayangkan masa ketika anak-anaknya kelak memiliki kehidupan masing-masing. Sebagai seorang ibu, ia merasa sedikit deg-degan, terutama melihat kedekatan anak laki-lakinya yang begitu manis kepadanya saat ini.
“Anak cowok itu kan romantis sama ibunya. Jadi nanti pasti akan ada waktunya dia punya kehidupan sendiri. Siap enggak siap, nanti akhirnya berdua lagi sama suami,” katanya.
Meski begitu, Shireen menyebut hubungan kakak beradik di rumah tetap berjalan seperti anak-anak pada umumnya. Mereka kerap bertengkar, tetapi tetap saling menyayangi dan saling melindungi.
Dalam kesempatan yang sama, Shireen juga menyinggung perkembangan salah satu putrinya yang masih rutin menjalani terapi. Ia bersyukur karena kondisi sang buah hati menunjukkan kemajuan yang positif.
“Ya dijalanin aja. Alhamdulillah perkembangannya banyak, makin bagus. Mohon doanya saja mudah-mudahan semakin bermanfaat,” ujar Shireen.
Menutup pernyataannya, Shireen menegaskan bahwa setiap ibu pasti selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk anak-anaknya. Karena itu, ia berharap tidak ada lagi perbandingan mengenai cara setiap orang tua dalam mendidik maupun merawat buah hati mereka.
“Setiap ibu pasti tahu yang terbaik buat anaknya. Semuanya enggak bisa dibanding-bandingkan, karena semua orang tua pasti ingin memberikan yang terbaik,” tutupnya.
Share this content:


