Loading Now

Suami Siti Badriah Jalani Vasektomi: “Biarlah Kita Para Suami yang Ambil Bagian”

JAKARTA – Suami penyanyi Siti Badriah, Krisjiana Baharudin, menjalani prosedur vasektomi di Mandaya Royal Hospital Puri pada Rabu (16/9).

Tindakan medis tersebut dilakukan langsung oleh dokter spesialis urologi Mandaya Royal Hospital Puri, dr. Maruto Harjanggi, BSc(Hons), Sp.U, FICS.

Vasektomi merupakan salah satu metode kontrasepsi permanen bagi pria. Prosedur ini dilakukan dengan memotong dan menutup saluran vas deferens, yakni saluran yang mengalirkan sperma dari testis.

Dengan ditutupnya saluran tersebut, sperma tidak lagi bercampur dengan air mani saat ejakulasi sehingga proses pembuahan tidak dapat terjadi. Meski demikian, vasektomi tidak memengaruhi produksi hormon testosteron, gairah seksual, kemampuan ereksi maupun ejakulasi pria.

Prosedur Vasektomi Berlangsung Singkat

Secara umum, prosedur vasektomi berlangsung relatif singkat, sekitar 15 hingga 30 menit. Tindakan tersebut juga dapat dilakukan menggunakan bius lokal sehingga pasien tidak perlu menjalani rawat inap.

Masa pemulihan pun relatif cepat. Sebagian besar pasien disebut dapat kembali melakukan aktivitas ringan dalam waktu sekitar dua hingga tiga hari.

Meski demikian, masih terdapat sejumlah anggapan di masyarakat mengenai vasektomi, termasuk anggapan bahwa prosedur tersebut dapat menurunkan gairah seksual atau memengaruhi kejantanan pria.

Secara medis, vasektomi tidak terbukti memengaruhi fungsi seksual pria. Prosedur ini juga termasuk metode kontrasepsi dengan tingkat efektivitas yang tinggi.

Namun, efek kontrasepsi tidak langsung terjadi setelah vasektomi dilakukan. Pasien tetap memerlukan pemeriksaan analisis sperma untuk memastikan sudah tidak terdapat sperma di dalam air mani.

Vasektomi Bersifat Permanen

Vasektomi merupakan metode kontrasepsi yang bersifat permanen. Meskipun penyambungan kembali saluran vas deferens dimungkinkan, tindakan tersebut tidak selalu berhasil mengembalikan kesuburan.

Karena itu, vasektomi umumnya ditujukan bagi pria yang sudah mantap dengan keputusan untuk tidak menambah keturunan. Keputusan menjalani prosedur tersebut juga perlu dikonsultasikan dengan dokter spesialis urologi serta didiskusikan bersama pasangan.

Layanan Pusat Urologi Mandaya Royal Hospital Puri

Selain menyediakan layanan kesehatan reproduksi pria seperti vasektomi, Pusat Urologi Mandaya Royal Hospital Puri juga menangani berbagai kondisi urologi pada anak maupun dewasa.

Layanan yang tersedia mencakup penanganan batu ginjal, gangguan prostat, masalah saluran kemih, gangguan fungsi kandung kemih, kanker urologi hingga transplantasi ginjal.

Penanganan pasien didukung oleh dokter spesialis urologi serta tim subspesialis dengan bidang keahlian yang beragam, antara lain urologi onkologi, urologi andrologi, urologi pediatrik, serta urologi fungsional, perempuan, dan neuro-urologi.

Pusat Urologi Mandaya juga dilengkapi berbagai teknologi dan metode terapi yang digunakan sesuai kondisi serta kebutuhan pasien. Di antaranya Zamenix untuk penanganan batu ginjal tanpa operasi, Rezūm untuk menangani pembesaran prostat tanpa sayatan, serta robot bedah da Vinci Xi untuk sejumlah prosedur urologi.

Selain itu, tersedia layanan transplantasi ginjal dan terapi Lutetium-177 bagi pasien dengan kanker prostat stadium lanjut.

Dengan cakupan layanan tersebut, Pusat Urologi Mandaya Royal Hospital Puri menangani berbagai kebutuhan kesehatan urologi, mulai dari kondisi yang umum ditemukan hingga kasus yang membutuhkan penanganan lebih kompleks. Setiap pasien mendapatkan evaluasi dan penanganan berdasarkan kondisi medis serta hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh tim dokter.

Share this content: