Loading Now

Amanda Manopo Mengaku Syuting ‘Dusun Mayit’ Sangat Menguras Tenaga

 – Hitmaker Studios, rumah produksi yang dibangun Rocky Soraya pada 2012, kembali bikin pecah lini masa pecinta horor. Setelah sukses melahirkan deretan film box office seperti The Doll, Mata Batin, Sabrina, hingga Indigo, studio ini lagi-lagi memamerkan taringnya.

“Kami selalu ingin menghadirkan cerita yang dekat dengan budaya, tapi tetap relevan buat penonton sekarang,” ujar Rocky. Sejak awal berdirinya, Hitmaker Studios memang identik dengan horor berbalut folklore.

Tak heran bila karya-karyanya kerap masuk festival, bahkan mencatat rekor MURI. Daftarnya panjang: Rumah Kentang, Mall Klender, 308, Tarot, Rumah Gurita, hingga rilisan terbaru seperti Panggonan Wingit 2: Miss K, Rego Nyowo, dan Getih Ireng.

Setiap judul punya atmosfer mencekam yang makin mengukuhkan posisi Hitmaker sebagai trendsetter horor nasional. Kali ini, mereka datang dengan kisah baru yang terasa dekat dengan kegemaran Gen Z: healing ke alam, tapi malah kejadian aneh
ikut “nebeng”. Judulnya Dusun Mayit diangkat dari thread viral karya JeroPoint. Film ini disutradarai sutradara kawakan Rizal Mantovani dan Rocky Soraya sebagai produser.

Film Dusun Mayit dijadwalkan tayang di bioskop mulai 31 Desember 2025, tepat
menjelang liburan akhir tahun.

SINOPSIS DUSUN MAYIT
ARYO, YUNI, NITA, dan RAKA adalah mahasiswa yang mendaki Gunung Welirang untuk mengisi liburan.

Namun, petualangan mereka berubah menjadi mimpi buruk ketika Nita menemukan sesajen di sana dan terjatuh ke sebuah telaga. Setelah kejadian itu, Nita berubah. Ia menjadi seperti bukan dirinya sendiri, menyeringai seram, dan mengucapkan kata-kata berbahasa Jawa, “Siji, loro, telu. Sing podo teko, lali dalan mulih.” Khawatir pada keadaan Nita, mereka memutuskan untuk turun dari gunung. Tetapi jalan pulang tidak ketemu.

Mereka tersesat. Jalan seperti berputar di tempat yang sama, hingga mereka bertemu pasar gaib, sosok seram, pagelaran wayang yang janggal, dan ilalang tak berujung yang menjebak mereka.

Dengan bantuan MBAH SUROP, seorang kakek misterius, mereka tahu kalau mereka sedang berada di Dusun Mayit, sebuah desa gaib yang menuntut tumbal dan Nita telah ditandai sebagai tumbal.

Akankah mereka bisa menyelamatkan Nita? Akankan mereka bisa pergi dari desa itu dan pulang dengan selamat? Atau mereka akan terjebak selamanya?

Share this content: