Loading Now

Hanin Dhiya Hidupkan Kembali “Cinta Ini Membunuhku”, Tantangan Membawa Lagu Ikonik D’MASIV ke Generasi Baru

Lambesomplak.com, JAKARTA — Hanin Dhiya membuka babak baru perjalanan musiknya bersama Musica Studios. Penyanyi dengan karakter vokal lembut tersebut kembali menyapa pendengar lewat versi terbaru lagu populer D’MASIV, “Cinta Ini Membunuhku”, yang resmi dirilis pada 16 September 2026.

Membawakan ulang lagu yang sudah begitu melekat dengan ingatan publik bukan perkara sederhana. Di satu sisi, Hanin harus mempertahankan emosi yang telah menjadi kekuatan lagu tersebut. Di sisi lain, ia dituntut menghadirkan identitas vokal dan interpretasinya sendiri agar karya tersebut tidak sekadar menjadi pengulangan.

Hanin mengakui tantangan tersebut. Menurutnya, “Cinta Ini Membunuhku” sudah memiliki kedekatan emosional dengan banyak pendengar, terutama mereka yang pernah menjadikan lagu tersebut sebagai teman dalam perjalanan patah hati.

Kini, lagu itu hadir dengan sentuhan berbeda. Karakter vokal Hanin yang lembut memberikan warna lebih sendu dan personal, tanpa menghilangkan inti cerita tentang cinta yang justru meninggalkan luka.

“Katanya cinta, kok malah sakit?” menjadi benang merah dalam perilisan versi Hanin. Pertanyaan tersebut kembali membawa pendengar pada tema yang sederhana, tetapi dekat dengan pengalaman banyak orang: ketika hubungan yang diharapkan membawa kebahagiaan justru berakhir dengan rasa kehilangan.

Bagi Hanin, membawakan kembali lagu tersebut juga menjadi upaya mempertemukan dua generasi pendengar. Lagu yang telah dikenal luas oleh pendengar D’MASIV kini mendapatkan interpretasi baru melalui karakter vokal Hanin Dhiya.

“Penyanyinya memang sudah berbeda, tapi kalau lukanya… mungkin masih sama,” ujar Hanin.

Pernyataan tersebut sekaligus menggambarkan pendekatan yang dibawa Hanin. Ia tidak mencoba menghapus identitas lagu aslinya, melainkan memberikan perspektif baru melalui warna vokal dan penghayatan yang berbeda.

Perilisan ini juga menjadi salah satu langkah awal Hanin dalam perjalanan bermusiknya bersama Musica Studios. Versi “Cinta Ini Membunuhku” kini telah tersedia di berbagai platform musik digital, sementara aktivitas dan video musik terbarunya dapat diikuti melalui kanal resmi Hanin Dhiya.

Dengan demikian, “Cinta Ini Membunuhku” kembali menemukan ruang di tengah pendengar musik Indonesia. Bukan sekadar nostalgia terhadap lagu lama, tetapi juga sebuah interpretasi baru yang mencoba menjembatani kenangan pendengar lama dengan telinga generasi yang berbeda.

(***)

Share this content: