Loading Now

Saaih Halilintar Ungkap Alasan Naik Kuda ke Jalan Raya: Berawal dari Harga BBM yang Terus Naik

JAKARTA – Kreator konten Saaih Halilintar menjelaskan alasan di balik aksinya berkendara menggunakan kuda di jalan raya yang sempat menarik perhatian publik dan menuai beragam komentar dari netizen.

Menurut Saaih, ide tersebut bermula dari pemikirannya mengenai biaya bahan bakar minyak (BBM) yang dinilai semakin meningkat. Dari situ, ia mencoba mencari alternatif transportasi yang unik sekaligus menjadi bahan eksperimen untuk konten yang dibuatnya.

“Kalau sebenarnya aku ngerasa kok BBM makin naik, pengeluaran makin banyak. Jadi kayaknya cara satu-satunya untuk tidak memakai BBM ya memakai kuda,” ujar Saaih sambil bercanda saat ditemui awak media.

Saaih mengungkapkan bahwa dirinya sengaja mencoba aktivitas sehari-hari menggunakan kuda, termasuk untuk berbelanja kebutuhan bulanan dan membeli makanan. Pengalaman tersebut, kata dia, memberikan sensasi berbeda sekaligus menyenangkan.

“Kita coba belanja bulanan pakai kuda, coba beli makanan-makanan. Ternyata seru juga,” katanya.
Meski demikian, adik dari Atta Halilintar itu mengakui penggunaan kuda sebagai sarana transportasi di jalan raya masih membutuhkan banyak kajian. Ia menyebut kuda pada dasarnya kurang ideal digunakan di jalanan padat kendaraan.

Karena itu, Saaih dan tim menggunakan perlengkapan khusus berupa sepatu untuk kuda yang dirancang agar lebih aman ketika melintasi permukaan aspal.

“Kita ada sepatu khusus buat kuda. Tapi itu masih aku teliti lagi apakah benar-benar aman buat kudanya. Kalau memang aman banget, mungkin kita lanjut,” ujarnya.

Bahkan dengan nada bercanda, Saaih sempat melontarkan ide ekstrem untuk menjual seluruh kendaraan keluarga jika penggunaan kuda terbukti aman dan efektif.

“Kalau aman banget, kayaknya kita lanjut deh. Pinteran kita jual semua mobilnya,” katanya sambil tertawa.

Terkait faktor keselamatan, Saaih menegaskan bahwa kuda yang digunakan telah mendapatkan pelatihan khusus. Ia menjelaskan bahwa kuda tersebut tergolong “bomb proof”, istilah yang digunakan untuk menyebut kuda yang tidak mudah panik terhadap suara keras seperti klakson atau kebisingan lalu lintas.

“Kuda itu ada beberapa yang kena klakson sedikit langsung berdiri. Nah yang ini kita bilang bomb proof, jadi kalau ada suara keras dia nggak gampang kaget,” jelasnya.

Saaih juga menanggapi kritik sebagian netizen yang menilai penggunaan kuda di jalan raya berpotensi membahayakan. Ia mengaku memahami kekhawatiran tersebut dan memastikan bahwa seluruh aktivitas dilakukan dengan mempertimbangkan faktor keamanan.

“Ada benarnya juga. Kita nggak bodoh-bodoh banget dalam menempatkan sesuatu. Jadi kita cari tempat yang benar-benar aman,” tegasnya.

Saat melakukan percobaan berkuda di jalan raya, Saaih mengaku mendapat pengawalan khusus. Ada petugas yang berada di depan maupun belakang rombongan untuk menjaga jarak kendaraan lain agar tidak terlalu dekat dengan kuda.

“Kemarin karena masih percobaan, ada satu patroli di depan dan di belakang juga ada yang jaga. Jadi nggak ada mobil yang terlalu dekat sama kudanya biar dia nggak kaget,” tuturnya.

Meski aksinya viral, Saaih mengaku masih akan melakukan evaluasi sebelum kembali menggunakan kuda sebagai sarana transportasi di ruang publik. Ia menilai masyarakat memang belum terbiasa melihat pemandangan tersebut sehingga perlu analisis lebih lanjut mengenai keamanan dan kenyamanannya.

Di luar eksperimen tersebut, Saaih mengungkapkan bahwa berkuda memang merupakan salah satu hobinya sejak lama. Selain menyukai hewan tersebut, ia juga menilai berkuda memiliki nilai positif karena merupakan salah satu olahraga yang dianjurkan dalam tradisi Islam.

“Kalau aku berkuda memang salah satu hobi. Itu salah satu binatang favorit aku dan juga sunnah. Jadi apa pun yang kita lakukan dengan niat baik, insya Allah berkah,” pungkasnya.

Share this content: