Davina Karamoy Menangis Sejak Baca Sinopsis, Akui Film Terbarunya Sangat Relate dengan Hubungannya Bersama Ibu
Jakarta – Aktris muda Davina Karamoy mengaku langsung tersentuh saat pertama kali ditawari membintangi film terbarunya. Bahkan, sebelum membaca naskah secara utuh, ia sudah dibuat menangis hanya dari sinopsis dan logline cerita yang mengangkat hubungan ibu dan anak.
Davina menceritakan, awalnya ia mengikuti pertemuan bersama manajernya, sutradara, dan produser untuk membahas proyek tersebut. Dari penjelasan singkat mengenai cerita, ia langsung merasa tertarik.
“Aku awalnya dari sinopsis dan logline sudah lumayan tertarik. Terus aku tanya lebih dalam, tapi belum baca full skenario. Baru baca lengkap saat hari pertama reading bareng pemain lain,” ujar Davina.
Perempuan berusia 23 tahun itu mengatakan emosinya langsung tersentuh setelah membaca keseluruhan naskah. Menurutnya, kisah dalam film tersebut sangat dekat dengan pengalaman pribadinya, terutama soal hubungan dengan sang ibu.
“Dari baca sinopsis dan logline saja aku sudah nangis. Karena lumayan relate sama aku, masalah hubungan aku dengan ibu. Jadi berada di posisi karakter itu memang sangat menyakitkan dan sedih,” tuturnya.
Meski mengaku memiliki kedekatan dengan karakter yang diperankan, Davina menegaskan hubungannya dengan sang ibu tidak sepenuhnya sama seperti yang diceritakan dalam film.
Menurutnya, hubungan mereka justru lebih santai layaknya sahabat. Ia mengaku selalu bercerita kepada ibunya, mulai dari urusan pekerjaan hingga hal-hal sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
“Aku sama mama itu lebih kayak teman. Apa pun aku cerita ke mama, curhat hari ini gimana, bahkan soal baju pun masih suka nanya pendapat mama,” katanya.
Sebelum menerima proyek akting, Davina juga selalu meminta restu kepada kedua orang tuanya. Saat menceritakan garis besar kisah film tersebut, sang ibu langsung memberikan dukungan.
“‘Udah ambil aja, ceritanya bagus,’ itu kata mama waktu aku jelasin filmnya tentang hubungan ibu dan anak,” ungkapnya.
Meski memerankan karakter yang sangat bergantung kepada ibunya, Davina merasa pengalaman itu tidak mengubah sikapnya dalam kehidupan sehari-hari. Ia mengaku memang sudah memiliki hubungan yang dekat dengan sang ibu sejak lama.
Di sisi lain, Davina mengungkapkan dirinya tidak memiliki keinginan untuk mengubah masa lalu jika diberi kesempatan mengulang waktu.
“Aku merasa semua yang sudah terjadi, baik atau buruk, pasti ada pembelajarannya. Aku bisa berada di titik sekarang karena sudah melewati semua itu. Jadi aku bersyukur dengan apa pun yang sudah terjadi,” ujarnya.
Davina juga mengungkapkan dirinya sebenarnya cukup mudah terbawa perasaan, terutama jika menyaksikan kisah yang berkaitan dengan ibu. Hal itu membuatnya lebih mudah membangun emosi saat memerankan karakter Dinar.
“Apalagi film ini tentang hubungan ibu dan anak. Skenarionya benar-benar heartfelt, jadi gampang banget masuk ke karakter Dinar,” katanya.
Ia pun optimistis film tersebut akan berhasil menguras emosi penonton saat tayang di bioskop.
“Banyak yang nangis di lokasi. Nanti lihat saja kalau filmnya sudah tayang,” tutup Davina.
Share this content:


