Loading Now

Tessa Kaunang Sebut Sudah Bahagia, Minta Sandy Tumiwa Berhenti Bawa-bawa Namanya

Jakarta – Tessa Kaunang akhirnya buka suara terkait polemik yang kembali menyeret namanya usai sang mantan suami, Sandy Tumiwa, mengunggah sejumlah konten di media sosial. Meski permintaan maaf telah disampaikan dan beberapa unggahan sudah dihapus, Tessa mengaku masih merasa terganggu.

Menurut Tessa, pihaknya sempat memberikan waktu selama 3×24 jam agar unggahan yang menyinggung dirinya diturunkan sekaligus disertai permintaan maaf.

Jika tidak dipenuhi, langkah hukum akan ditempuh. “Selama dia tidak take down, menghapus, meminta maaf dan klarifikasi selama 3×24 jam, akan kita lanjutkan kasusnya. Tapi ternyata sudah dia take down, ya terima kasih juga,” ujar Tessa.

Meski demikian, Tessa mengatakan masih ada beberapa unggahan lain yang membuat publik terus mengaitkan dirinya dengan sang mantan.

“Masih ada beberapa postingan yang dia tayangin. Jadinya banyak orang bertanya-tanya ke saya. Saya capek untuk menanggapi tanggapan orang sekitar,” katanya.

Tessa menegaskan dirinya sudah lama menutup lembaran lama sejak berpisah. Ia juga memastikan tak pernah memiliki keinginan untuk kembali menjalin hubungan dengan mantannya.

“Intinya, sebenarnya dari saya pisah sampai sekarang, saya sudah tidak peduli dengan kehidupannya. Saya sudah tidak pernah memikirkan untuk kembali sama dia. Kita sudah punya kehidupan masing-masing,” tegasnya.

Ia pun meminta agar kehidupannya tidak lagi terusik.

“Janganlah ganggu-ganggu saya lagi. Saya dan anak-anak sudah bahagia. Tidak usah ikut campur lagi,” ucap Tessa.

Singgung Dugaan Cari Sensasi

Tessa menduga namanya sengaja dibawa-bawa demi menarik perhatian publik. Menurutnya, kemunculan wajahnya dalam unggahan sang mantan berpotensi membuat konten tersebut menjadi viral.

“Kalau saya berpikir, dia tahu bahwa kalau mencantumkan muka saya itu bisa ramai, bisa viral. Kalau muka orang lain mungkin biasa saja. Yang dia cari ya keviralan itu sendiri,” ungkapnya.

Meski memiliki dugaan tersebut, Tessa memilih menyerahkan penilaian kepada masyarakat.

“Biar masyarakat saja yang menilai, netizen saja yang menilai apakah yang dia lakukan itu benar atau tidak,” katanya.

Tak Ingin Berkomunikasi di Luar Urusan Anak

Tessa juga mengaku tak lagi berkomunikasi secara pribadi dengan mantannya. Ia hanya bersedia menjalin komunikasi apabila berkaitan dengan anak-anak mereka.

“Saya tahu batas diri saya. Kalau saya ketemu dia, takutnya emosi saya keluar lagi. Jadi kalau urusan anak-anak saya respon. Tapi di luar itu sudah bukan urusan saya,” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Tessa berharap mantannya benar-benar bisa menerima kenyataan bahwa keduanya telah memiliki kehidupan masing-masing.

“Pengennya sih dia sadar bahwa kita sudah punya kehidupan masing-masing. Jalanin saja kehidupan masing-masing, enggak usah saling ganggu. Saya juga enggak pernah ganggu dia. Tolong bro, move on,” tutup Tessa.

Selain membahas persoalan pribadinya, Tessa turut menyoroti kasus dugaan penyekapan seorang perempuan selama tiga tahun yang sempat menghebohkan publik. Ia mengapresiasi kinerja kepolisian setelah pelaku berhasil ditangkap dan berharap proses hukum berjalan sebagaimana mestinya.
“Saya salut banget untuk kepolisian yang akhirnya berhasil menangkap pelakunya. Semoga diberi hukuman yang setimpal sesuai dengan perbuatannya,” ujar Tessa.

Ia juga mengaku prihatin terhadap kondisi korban yang diduga mengalami penyekapan selama bertahun-tahun.

“Saya heran bisa sampai tiga tahun bertahan dalam kondisi seperti itu. Saya benar-benar prihatin, ternyata masih ada orang dengan mental sesadis itu,” pungkasnya.

Share this content: