Loading Now

Irfan Sebaztian Ungkap Sengitnya Turnamen PS Store, Banyak Atlet dan Pemain Profesional Ikut Bertanding

JAKARTA — Turnamen PS Store kembali digelar dengan persaingan yang semakin sengit. Sejumlah influencer, artis, hingga atlet turut ambil bagian dalam kompetisi tersebut.

Salah satu peserta yang ikut meramaikan turnamen adalah Irfan Sebaztian. Ia mengaku kembali ambil bagian setelah sebelumnya berhasil meraih posisi juara dua pada turnamen PS Store sebelumnya.

“Hari ini acara PS Store yang kedua. Kemarin saya main pertama, alhamdulillah saya juara dua,” ujar Irfan Sebaztian saat ditemui di lokasi acara.

Menurut Irfan, turnamen kali ini memiliki atmosfer yang berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Jika sebelumnya peserta didominasi influencer dan artis, kini semakin banyak atlet yang ikut bertanding.

“Kalau tahun lalu yang saya main itu memang kebanyakan influencer, artis, segala macam. Kalau sekarang ini kebanyakan atlet-atlet juga yang main,” tuturnya.

Kehadiran para atlet tersebut membuat Irfan menilai tekanan dalam pertandingan menjadi lebih tinggi. Terlebih, sejumlah peserta memiliki latar belakang sebagai pemain futsal, sepak bola, hingga atlet profesional.

“Jadi lebih pressure lebih tinggi lagi. Value-nya lebih tinggi lagi karena ada banyak artis juga, pemain-pemain futsal, pemain-pemain yang memang anak futsal, pemain soccer dan pemain sepak bola juga ada di sini,” kata Irfan.

Irfan juga mengakui sulit memprediksi tim mana yang akan menjadi juara. Menurutnya, hampir seluruh tim memiliki pemain dengan kemampuan yang cukup merata.

Ia menyebut beberapa tim yang berpotensi menjadi lawan berat, termasuk tim yang diperkuat sejumlah figur publik dan atlet.

“Kalau saya lihat, semua tim di sini bagus. Ada timnya Papi juga, ada Marwah, Atta, Abang Akang, YM juga. Atlet-atlet bagus juga ada Abang Putra,” ungkapnya.

Karena kekuatan para peserta relatif merata, Irfan menilai pertandingan kali ini akan berlangsung ketat hingga babak akhir.

“Tim-tim di sini nggak bisa diprediksi mana yang bakal juara, karena memang semua tim di sini pemainnya mau 100 persen,” ujarnya.

Irfan kemudian menyinggung keikutsertaan Toba Boy yang sebelumnya juga meramaikan turnamen. Namun, menurutnya, Toba Boy harus tersingkir setelah menghadapi tim yang cukup kuat.

“Kemarin main, tapi sayang. Kalau di tim yang bagus aja sudah kalah. Memang sekarang ini kompetisinya sengit banget,” kata Irfan.

Untuk menghadapi persaingan tersebut, Irfan mengaku timnya sudah melakukan persiapan cukup matang. Ia bersama tim Gundam bahkan menjalani latihan selama kurang lebih tiga bulan.

“Waktu yang kemarin main, kita sudah latihan terus segala macam. Kemarin kita latihan tiga bulan, persiapan untuk tim Gundam sendiri,” jelasnya.

Tim Gundam sendiri disebut Irfan berasal dari komunitas teman-temannya dan turut diperkuat influencer. Ia berharap kerja keras selama masa persiapan dapat membuahkan hasil pada turnamen kali ini.

“Gundam ini dari teman-teman AATH, ada influencer juga. Jadi ya kita yakin, mudah-mudahan ada rezekinya di event yang kedua ini,” ucapnya.

Selain persaingan yang semakin ketat, besarnya hadiah juga menjadi salah satu daya tarik turnamen PS Store. Irfan menyebut hadiah untuk tiga besar mencapai ratusan juta rupiah.

“Juara satu kalau nggak salah Rp300 juta, juara dua Rp200 juta, juara tiga Rp100 juta,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Irfan juga menyebut terdapat apresiasi bagi peserta yang belum berhasil menjadi juara. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan besarnya dukungan penyelenggara terhadap para peserta.

“Yang kalah pun di sini dapat hadiah. Makanya luar biasa,” katanya.

Irfan pun memberikan apresiasi kepada Putra Siregar selaku sosok yang berada di balik penyelenggaraan turnamen tersebut. Ia berharap ajang seperti ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi banyak orang.

“Memang inilah buat Papi Putra Siregar. Semoga makin sukses, makin berkah, makin jaya usahanya, biar bermanfaat untuk orang banyak,” pungkas Irfan.

Share this content: