Jerome Kurnia Bangga ‘Kuasa Gelap: Perjanjian Darah’ Tayang di IMAX: Pengalaman Pertama Buat Saya
Jakarta – Film horor religi Kuasa Gelap: Perjanjian Darah mencatat pencapaian baru dengan menjadi salah satu film Indonesia yang tayang dalam format IMAX. Produser sekaligus penulis, Robert Ronny, mengaku kabar tersebut baru didapat setelah proses syuting rampung.
Robert mengatakan sejak awal tim produksi memang berharap film tersebut bisa masuk ke jaringan IMAX. Setelah film selesai, mereka menghubungi pihak terkait untuk mengajukan penayangan.
“Setelah kita selesai syuting, kami mencoba menghubungi pihak IMAX. Kami dan beberapa pihak lain mengajukan agar film ini bisa dipertimbangkan. Akhirnya kami senang karena memang dipilih untuk tayang di IMAX,” ujar Robert Ronny dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (7/8/2026).
Menurut Robert, pencapaian itu menjadi kebanggaan tersendiri karena Kuasa Gelap: Perjanjian Darah menjadi salah satu dari sedikit film Indonesia yang berhasil menembus format layar raksasa tersebut.
Sutradara Rizal Mantovani juga mengaku bangga. Selama puluhan tahun berkarier di industri film, baru kali ini karya yang disutradarainya diputar dalam format IMAX.
“Senang banget, bangga banget karena ini pertama kalinya film yang saya sutradarai masuk ke IMAX. Layar IMAX sangat besar sehingga penonton merasa seperti berada di dalam lokasi dan situasi yang dialami para karakter. Itu membuat pengalaman menonton menjadi lebih imersif, lebih nyata, dan lebih emosional,” kata Rizal.
Rizal menjelaskan layar IMAX yang berukuran sangat besar membuat detail visual dan tata suara terasa lebih maksimal. Menurutnya, hal itu akan memperkuat pengalaman penonton saat mengikuti perjalanan para karakter menghadapi teror dalam film.
Sementara itu, Lukman Sardi kembali memerankan Romo Rendra. Ia mengungkapkan riset untuk mendalami karakter tersebut sebenarnya sudah dimulai sejak film pertama.
Lukman mengaku banyak belajar langsung dari para pastor yang mendampingi proses produksi, terutama mengenai kehidupan seorang imam yang melakukan eksorsisme.
“Riset sebagai Romo Rendra sudah dimulai sejak film pertama. Kami intens berdiskusi dengan para pastor mengenai eksorsisme dan kehidupan seorang imam. Saya belajar bahwa sebelum melakukan eksorsisme, seorang pastor harus membersihkan diri, mengaku dosa, dan menjaga imannya. Itu menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi saya,” ujar Lukman.
Di sekuel ini, kata Lukman, penonton juga akan melihat sisi lain Romo Rendra sebagai manusia biasa.
“Latar belakang Romo Rendra akan dibuka lebih dalam. Penonton akan melihat bahwa dia juga manusia biasa yang punya masa lalu. Justru dari pengalaman hidup itulah dia belajar banyak hal hingga menjadi sosok yang berani menghadapi kuasa gelap,” tambahnya.
Jerome Kurnia yang kembali memerankan Romo Thomas juga mengaku bangga bisa menjadi bagian dari film Indonesia yang tayang di IMAX. Menurutnya, hampir seluruh pemain baru pertama kali merasakan pengalaman film mereka diputar dalam format tersebut.
“Hampir semua dari kami ini pengalaman pertama tampil di IMAX. Jadi tentu rasanya senang dan bangga bisa menjadi bagian dari film ini,” ujar Jerome.
Kuasa Gelap: Perjanjian Darah dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 8 Oktober 2026. Selain Lukman Sardi dan Jerome Kurnia, film garapan Rizal Mantovani ini juga dibintangi Venly Arauna, Ferry Salim, Feby Febiola, Lydia Kandou, Sisca Saras, Keysha Angelica, Kiki Narendra, dan Faiz Vishal.
Share this content:


