Loading Now

Atta Halilintar Ungkap Pola Asuh Aminah: Ngaji Wajib, Dance dan Nyanyi Tetap Didukun

JAKARTA — Atta Halilintar berbagi cerita mengenai perkembangan putrinya, Ameena Hanna Nur Atta atau yang akrab disapa Ameena. Di tengah aktivitas Ameena yang semakin beragam, Atta dan Aurel Hermansyah tetap berusaha memberikan batasan, terutama dalam hal pendidikan agama dan penggunaan gadget.

Atta menyebut Ameena kini semakin aktif mengikuti berbagai kegiatan. Selain mengaji, putrinya juga mengikuti sejumlah les, mulai dari bahasa Inggris hingga dance.

“Yang penting pintar ngajinya. Jadi kayak sekarang aja ngajinya ditambahin, seminggu harus tiga kali,” ujar Atta.

Untuk hafalan agama, Atta mengatakan Ameena sudah mulai mempelajari surat-surat pendek, selawat, hingga doa-doa.

“Surat-surat pendek, selawat-selawat, doa-doa. Kalau anak kecil mah itu kan,” tuturnya.

Menurut Atta, pendidikan agama menjadi salah satu hal yang tetap harus dijalankan Ameena meski terkadang sang anak merasa lelah. Sebagai orang tua, ia merasa ada beberapa hal yang memang tidak bisa sepenuhnya mengikuti keinginan anak.

“Kalau misalnya ngaji dia bilang juga capek. Tapi kan kita sebagai orang tua, harus ngaji ya harus,” kata Atta.

Meski demikian, Atta tidak ingin seluruh aktivitas Ameena hanya berisi hal-hal yang menjadi kewajiban. Ia juga berusaha memberikan ruang kepada sang anak untuk mengembangkan minat dan bakatnya.

“Harus diiringin, ada yang dia suka, ada yang orang tuanya yang harus nyuapin. Tapi kan nggak semua juga harus diturutin. Jadi mungkin kalau soal passion-nya di dance kita turutin, tapi soal agama, soal sekolahnya, soal belajar-belajar yang harus wajib itu tetap kita hadapi,” jelasnya.

Ameena sendiri disebut memiliki ketertarikan besar terhadap dunia dance. Karena itu, Atta dan Aurel memberikan kesempatan kepada putrinya untuk mengikuti les dance dengan pendampingan.

“Kalau dia mau dance, ada les dance-nya sendiri. Itu kalau orangnya damping, damping. Karena dia sukanya dance. Jadi memang dia minta, pengennya jadi dancer,” ungkap Atta.

Selain dance, Ameena juga mulai menunjukkan ketertarikan terhadap dunia tarik suara. Atta mengatakan sang anak terkadang tiba-tiba meminta untuk dibuatkan lagu atau dicarikan les menyanyi.

“Kalau dia mau, kita support. Kayak kemarin tiba-tiba, ‘Pak, aku pengen nyanyi lagi.’ Ya udah, ‘Pak, bikinin lagu ya, Pak, cariin ya, les nyanyinya yang bagus.’ Jadi diarahkan ke nyanyi juga,” tutur Atta.

Tak hanya itu, Ameena juga disebut memiliki ketertarikan terhadap aktivitas di depan kamera. Namun, Atta mengaku tidak ingin terlalu terburu-buru mengarahkan putrinya mengikuti jejaknya sebagai konten kreator.

“Ada kayak ikut seperti papanya menjadi konten kreator juga. Dia suka juga sih, cuma pelan-pelan lah,” ujar Atta.

Salah satu bentuk pembatasan yang diterapkan Atta dan Aurel adalah penggunaan gadget. Ameena disebut tidak bebas menggunakan ponsel dan hanya diperbolehkan mengaksesnya pada waktu tertentu.

“Kalau gadget memang nggak boleh, kecuali Sabtu-Minggu. Itu juga TV,” kata Atta.

Atta menegaskan, sebagai orang tua, dirinya dan Aurel akan terus mendukung minat Ameena selama tetap diimbangi dengan pendidikan dan kewajiban yang harus dijalani.

Ia pun memilih untuk tidak memaksakan masa depan sang anak. Jika nantinya Ameena benar-benar ingin terjun ke dunia entertainment, Atta mengaku siap memberikan dukungan.

“Dia akan diarahkan ke nyanyi juga? Diarahkan, diarahkan ke nyanyi. Dia suka dance, diarahkan ke dance juga,” pungkasnya.

Di tengah kesibukan Ameena menjalani berbagai kegiatan, Atta tampaknya ingin memastikan sang putri tetap mendapatkan fondasi pendidikan agama dan akademik yang kuat. Bagi Atta, minat anak tetap perlu didukung, tetapi kewajiban sebagai seorang anak juga tidak boleh ditinggalkan.

Share this content: