Denny Sumargo Bantah Berpihak di Polemik Ruben Onsu-Sarwendah: Saya Cuma Ingin Masalah Ini Selesai
Jakarta – Denny Sumargo akhirnya buka suara soal anggapan dirinya memihak salah satu pihak usai menghadirkan podcast yang membahas polemik Ruben Onsu dan Sarwendah. Menurutnya, tudingan tersebut justru datang dari kedua kubu.
Hal itu disampaikan Denny saat ditemui di Senayan City, Jakarta Selatan, Senin (3/8/2026).
“Kalau saya nggak punya banyak pendapat soal itu, karena menurut saya masalah itu sudah ada di luar. Saya lebih fokus bagaimana men-support supaya masalah itu bisa selesai,” kata Denny.
Suami Olivia Allan itu mengaku membaca berbagai komentar di media sosial setelah dua podcast tersebut tayang. Menariknya, baik pendukung Ruben Onsu maupun Sarwendah sama-sama menilai dirinya tidak netral.
“Saya membaca dua sisi. Fans dari pihak RO bilang saya berpihak ke Sarwendah karena pertanyaan saya dianggap kurang. Sementara fans Sarwendah bilang saya berpihak ke RO karena saya terlalu mengiayakan pengacaranya. Jadi dua-duanya berkeberatan,” ujarnya.
Menurut Denny, perbedaan penilaian itu merupakan hal yang lumrah karena masing-masing pendukung memiliki sudut pandang sendiri.
“Ada yang bilang pihak sana blunder, ada juga yang bilang pihak sini blunder. Itu kan dari POV masing-masing fans. Jadi sebenarnya itu pertarungan mereka,” tuturnya.
Denny berharap polemik yang kini masih ramai dibahas di media sosial dapat segera berakhir. Ia menilai persoalan tersebut sebaiknya diselesaikan secara damai tanpa terus menjadi konsumsi publik.
“Saya pikir semua orang pasti ingin mereka damai ataupun membawa masalah ini ke ruang yang lebih pribadi,” ucapnya.
Mantan pebasket nasional itu juga menjelaskan alasan menghadirkan kedua belah pihak dalam podcastnya. Menurutnya, sebagai media, ia merasa perlu memberikan ruang yang seimbang agar publik dapat mendengar penjelasan dari masing-masing pihak.
“Awalnya kami menerima Sarwendah. Setelah itu nggak mungkin kami nggak mengundang pihak RO juga. Karena ini media. Kalau cuma satu sisi kan pesannya nggak utuh. Jadi kami juga mengundang pihak sana supaya ceritanya lengkap,” jelasnya.
Denny mengaku sempat khawatir kehadiran kedua pihak justru memicu polemik yang lebih besar. Namun, ia tetap berusaha menjalankan perannya sebagai pewawancara dengan memberikan kesempatan kepada semua pihak untuk berbicara.
Di kesempatan yang sama, Denny juga menceritakan perayaan ulang tahun kedua putranya, Biel. Berbeda dengan ulang tahun pertama yang digelar lebih meriah, kali ini ia dan Olivia Allan memilih merayakannya secara sederhana.
“Ulang tahun pertama memang lebih meriah. Kalau yang kedua kami ingin lebih sederhana. Kami cuma kasih kejutan di kamar, ada balon, doa bersama, lalu menikmati waktu sebagai keluarga,” ungkapnya.
Bagi Denny, setiap pertambahan usia Biel selalu menjadi momen yang mengharukan. Sebab, ia dan sang istri harus berjuang selama empat tahun untuk bisa mendapatkan kehadiran buah hati.
“Itu yang selalu bikin haru. Perjuangan mendapatkan Biel tidak mudah. Jadi setiap melihat dia bertumbuh, kami selalu bersyukur karena masih diberi kebahagiaan yang luar biasa,” katanya.
Denny menegaskan, kesederhanaan menjadi nilai utama yang ingin ia wariskan kepada sang putra. Menurutnya, harta dan nama besar bukanlah jaminan seseorang akan menjalani hidup dengan baik.
“Kesederhanaan yang membawa saya sampai seperti sekarang. Kalau nanti yang kami tinggalkan hanya harta tanpa mengajarkan kesederhanaan, itu tidak baik. Kami tidak ingin Biel tumbuh dengan arogansi atau suka flexing. Yang paling penting adalah nilai hidup yang dia pegang,” pungkas Denny Sumargo.
Share this content:


